UMKM Padukuhan Pundung Didampingi Mahasiswa KKN UMY untuk Dorong Inovasi.

Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Yogyakarta S1 Manajemen
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nazwa Shifa Amanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan UMKM Padukuhan Pundung di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan mendukung pengembangan UMKM serta meningkatkan inovasi produk dan strategi pemasaran usaha lokal.
Kegiatan sosialisasi bagi pelaku UMKM Padukuhan Pundung dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026 di rumah Ibu Heri mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Sosialisasi ini diikuti oleh beberapa pelaku usaha lokal seperti olahan keripik wader, belut goreng, growol, galundeng, dan yangko.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pentingnya inovasi rasa dan kemasan produk yang menarik di era digital marketing. Pelaku UMKM Padukuhan Pundung juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain sosialisasi, mahasiswa KKN juga melaksanakan kegiatan pendampingan secara langsung kepada salah satu pelaku UMKM di Padukuhan Pundung, yaitu UMKM olahan Galundeng milik Ibu Sujinem. Kegiatan pendampingan ini dimulai pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan waktu pelaksanaan dari pukul 02.30 hingga 09.00 WIB, menyesuaikan dengan proses produksi galundeng yang dilakukan sejak dini hari.
Selama kegiatan pendampingan, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan galundeng, mulai dari tahap pengolahan bahan hingga proses produksi. Selain itu, mahasiswa juga memberikan pendampingan dalam hal strategi pemasaran produk, agar produk galundeng dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Dari kegiatan pendampingan ini, beberapa output yang dihasilkan antara lain rebranding merek produk, penyusunan metode pemasaran yang lebih efektif, serta pengenalan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi UMKM olahan galundeng.
Kegiatan pendampingan ini berlangsung hingga Rabu, 18 Februari 2026. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha, pada kegiatan puncak pendampingan mahasiswa KKN juga melakukan penyerahan alat produksi baru yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembuatan galundeng. Penyerahan alat ini bertujuan untuk meregenerasikan alat lama yang telah lama digunakan, sekaligus membantu agar proses pembuatan galundeng menjadi lebih efisien dan produktif.
Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini, mahasiswa KKN REG 019 UMY 2026 berharap para pelaku UMKM di Padukuhan Pundung dapat terus mengembangkan usahanya melalui inovasi produk, kemasan yang lebih menarik, serta strategi pemasaran yang lebih luas. Dengan demikian, produk olahan lokal dari Padukuhan Pundung diharapkan dapat semakin dikenal oleh masyarakat dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
