Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN-PK UNG Lakukan Pendataan Status Gizi Balita di Desa Hungayonaa

KKNPKDESAHUNGAYONAA

KKNPKDESAHUNGAYONAA

Saya seorang mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo, jurusan Farmasi

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKNPKDESAHUNGAYONAA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendataan balita bersama ibu-ibu kader dan mahasiswa KKN-PK di desa Hungayonaa
zoom-in-whitePerbesar
Pendataan balita bersama ibu-ibu kader dan mahasiswa KKN-PK di desa Hungayonaa

Boalemo – Senin, 7 Juli 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pendataan status gizi balita, pengetahuan, dan pola asuh ibu di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini berlangsung di empat dusun, yaitu Dusun 2, Dusun 3, Dusun 4, dan Dusun 5, dengan melibatkan langsung masyarakat setempat.

Pengukuran lingkaran lengan pada balita di desa Hungayonaa oleh mahasiswa KKN-PK UNG
zoom-in-whitePerbesar
Pengukuran lingkaran lengan pada balita di desa Hungayonaa oleh mahasiswa KKN-PK UNG

Program pendataan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk memetakan kondisi gizi balita serta tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Sebanyak 50 balita tercatat dalam pendataan ini, yang dilakukan secara door-to-door oleh Mahasiswa KKN-PK dengan didampingi para Kader Kesehatan desa.

Menariknya, proses pendataan telah memanfaatkan teknologi digital berupa Google Form. Hal ini bertujuan untuk mempercepat input data dan mempermudah analisis yang nantinya dapat dijadikan dasar penyusunan program lanjutan yang lebih tepat sasaran. Dalam proses pelaksanaannya, Mahasiswa KKN-PK mendapat sambutan hangat dari warga. Para ibu terlihat antusias dalam memberikan informasi yang diperlukan, mulai dari data identitas balita, pola makan sehari-hari, hingga cara pengasuhan yang diterapkan di rumah.

Kepala Desa Hungayonaa bersama aparat desa sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat untuk menerima Mahasiswa KKN-PK dengan baik serta memberikan data yang benar dan akurat demi kelancaran kegiatan ini. Dukungan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan proses pendataan yang berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Koordinator Mahasiswa KKN-PK Desa Hungayonaa, dalam keterangannya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah desa atas kerja sama yang baik. Ia juga menegaskan bahwa data yang terkumpul akan dijadikan dasar dalam merumuskan program edukasi kesehatan lanjutan, termasuk sosialisasi pencegahan stunting, pemberian edukasi gizi seimbang, serta peningkatan pengetahuan pola asuh anak yang sesuai dengan tahapan perkembangan balita.

Sementara itu, salah seorang Kader Kesehatan Desa Hungayonaa mengungkapkan apresiasinya terhadap kehadiran mahasiswa KKN-PK yang dinilai membawa semangat baru dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat bagi anak.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Hungayonaa dalam rangka menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa mendatang. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program prioritas pemerintah dalam penanganan stunting di tingkat desa.