Konten dari Pengguna

5 Hoaks yang Sering Beredar Seputar UTBK Beserta Faktanya

Nabiel Fauzan Ramadhan

Nabiel Fauzan Ramadhan

Mahasiswa aktif Informatika di Universitas Pembangunan Jaya

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nabiel Fauzan Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi pengerjaan Ujian Tulis Berbasis Komputer. (Sumber: gambar sendiri)
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi pengerjaan Ujian Tulis Berbasis Komputer. (Sumber: gambar sendiri)

Hoaks dan fakta, banyak sekali hoaks serta fakta yang kita ketahui tentang pelaksanaan UTBK, namun manakah yang benar?

Siapa sih yang tidak tau UTBK? Pasti banyak sekali yang tau bahwa akan selalu ada beberapa hoaks atau fakta yang dibawa untuk mendampingi topik pembicaraan mengenai UTBK. Baik dari hoaks menjawab semua soal dengan pilihan jawaban C dapat membuat anda mendapatkan nilai tinggi, hingga sampai ke fakta bahwa kita harus peserta UTBK akan terbagi secara acak perihal masalah tempat serta jadwal pelaksanaan ujiannya.

Opini saya yaitu, perlu diingat bahwa yang akan saya bicarakan di bawah ini hanyalah sebagai hiburan semata. Oleh karena itu, kita harus tekun dalam belajar agar dapat menjawab soal-soal UTBK dengan mudah nantinya. Semangat belajar untuk kita semua! Berikut hoaks beserta faktanya mengenai UTBK.

Hoaks serta fakta mengenai UTBK

  1. Pemilihan tempat yang diacak Banyak sekali peserta UTBK yang beranggapan bahwa harus memiliki pusat UTBK sesuai dengan pilihan PTN-nya. Akibatnya mereka mendapatkan tempat ujian yang terlalu jauh dari rumah sehingga memakan ongkos yang cukup besar. Tetapi tidak perlu takut teman-teman! Kita direkomendasikan oleh pihak penyelenggara UTBK untuk mengambil tempat terdekat loh! Seperti yang tertera pada laman ltmpt.ac.id peserta UTBK dapat memilih 74 pusat ujian untuk peserta reguler dan 51 pusat ujian untuk peserta tunanetra.

    Selengkapnya kalian bisa cek di laman ltmpt.ac.id lalu klik menu pusat UTBK.

  2. Mendapatkan jadwal lebih cepat jika mendaftar lebih awal Terdapat berita yang beredar jika kita harus mendaftar lebih awal agar mendapatkan sesi ujian lebih cepat. Ternyata berita tersebut termasuk hoaks teman-teman. Nyatanya jadwal dan sesi UTBK akan otomatis ditentukan oleh sistem. Sedangkan keuntungan dari mendaftar lebih awal adalah kita dapat mengamankan kuota peserta di pusat UTBK tertentu agar tidak kehabisan tentunya! Jadi tidak perlu repot-repot rebutan kuota pada hari terakhir teman-teman!

  3. Mendapatkan nilai bagus dalam salah satu jenis soal untuk lulus di program studi incaran Kita harus mendapatkan nilai biologi yang tinggi untuk masuk ke program studi kedokteran? Harus mendapatkan nilai fisika yang tinggi jika ingin memasuki fakultas teknik? Ternyata hal tersebut tidak benar teman-teman. Nyatanya seleksi UTBK dilakukan dengan cara mencari rata-rata dari seluruh mata pelajaran yang diujikan. Jadi jika ingin memasuki program studi atau PTN tertentu maka kalian harus memaksimalkan nilai dalam segala bidang. Karena semuanya akan di rata-rata untuk dinilai sesuai dengan standar nilai di program studi tersebut.

  4. Biaya kelompok UTBK sama saja maka lebih baik memilih kelompok IPC agar dapat memiliki banyak pilihan program studi Biaya kelompok UTBK tidaklah sama teman-teman. Dalam laman ltmpt.ac.id kita dapat melihat tampilan biayanya teman-teman! Biaya untuk kelompok Saintek atau Soshum sebesar Rp200.000,- (dua ratus ribu rupiah) . Sedangkan biaya untuk kelompok campuran sebesar Rp300.000,- (tiga ratus ribu rupiah).

  5. Menjawab soal dengan pilihan jawaban C akan mendapatkan rata rata nilai yang tinggi Hoaks ini sudah tidak masuk akal teman-teman. Ketua LTMPT pelaksana UTBK Mohammad Nasih menyatakan bahwa soal telah dibuat sedemikian mungkin oleh tim khusus yang independen lalu soalnya diacak serta dibagi-bagi menjadi beberapa paket, sehingga tidak ada pola-pola tertentu pada soal yang dapat meninggikan nilai rata-rata tersebut teman-teman! Bapak Mohammad Nasih pun sangat yakin bahwa dengan membuat soal menggunakan tim khusus akan meminimalisir terjadinya kebocoran soal. Bahkan dia sebagai ketua LTMPT tidak mengetahui bentuk serta isi dari soal ujian tersebut.

Berikut beberapa hoaks serta fakta yang mendampingi topik pembicaran UTBK teman-teman. Bagaimana menarik bukan, masih banyak lagi hoaks-hoaks mengenai UTBK, namun hanya beberapa yang saya sebutkan di atas.

Daftar Pustaka

https://ltmpt.ac.id

https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-5503984/begini-cara-ltmpt--cegah-agar-soal-utbk-sbmptn-2021-tidak-bocor