Mahasiswa Undip Perkenalkan WhatsApp Business untuk Pemasaran di Tambaksari

pelajar/mahasiswa Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nela Arya marshenda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kendal, 5 Juli 2025 – Dalam era digital yang terus berkembang, WhatsApp Business menjadi solusi efektif untuk pelaku usaha kecil memasarkan produknya. Melihat potensi ini, Nela Arya Marshenda, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam KKN-T Tim 38, memperkenalkan penggunaan WhatsApp Business kepada masyarakat dan pelaku usaha perikanan di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 Juni 2025 pukul 19.30 WIB di ruang pertemuan desa sebagai bagian dari program kerja bertajuk “Digitalisasi Pemasaran Hasil Perikanan Tambaksari melalui Marketplace Lokal Berbasis WhatsApp dan Media Sosial.” Program ini merupakan bagian dari KKN Multidisiplin 1 yang fokus pada edukasi digital bagi UMKM perdesaan.
"Banyak pelaku usaha sudah menggunakan WhatsApp, tapi belum tahu fitur-fitur khusus WhatsApp Business. Padahal, ini bisa menjadi alat promosi yang sangat efektif," ujar Nela dalam pemaparannya.
WhatsApp Business: Solusi Praktis untuk UMKM Tambaksari
Dalam presentasi bertema WhatsApp Business, Nela menjelaskan sejumlah fitur penting yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, di antaranya:
Katalog produk digital untuk memajang menu atau hasil budidaya
Balasan cepat untuk pelanggan
Label pesan berdasarkan kategori pembeli
Profil bisnis lengkap untuk memperjelas identitas usaha
Pelatihan ini disambut antusias oleh warga dari berbagai latar belakang, seperti peternak ikan, pemilik usaha kuliner, hingga pengrajin lokal. Peserta tampak aktif berdiskusi dan langsung mempraktikkan penggunaan fitur WhatsApp Business di ponsel masing-masing.
Marketplace Lokal Berbasis WhatsApp Business
Melalui WhatsApp Business, warga Tambaksari kini bisa menciptakan marketplace lokal yang sederhana namun efisien. Pelaku usaha bisa mengelola pemesanan, menampilkan produk seperti bandeng presto, pepes ikan, atau ikan asap, dan memperluas jangkauan pemasaran tanpa harus membuat situs web.
Harapan untuk Masa Depan :
Yaitu dengan adanya edukasi ini, diharapkan pelaku usaha Tambaksari mampu mengelola pemasaran produk secara mandiri dan digital. WhatsApp Business memberikan kemudahan tanpa biaya tambahan dan bisa langsung diterapkan.
"Semoga ini menjadi awal perubahan. Warga bisa naik kelas, bukan hanya jadi produsen, tapi juga pemasar digital yang mandiri," tutup Nela.
