Konten dari Pengguna

Magic Yuni Sarah Sampah Penghasil Cuan Desa Kertayasa, Sindangagung, Kuningan

UPMK News
Media Informasi Universitas Muhammadiyah Kuningan, STKIP Muhammadiyah Kuningan, www.upmk.ac.id, www.news.upmk.ac.id, IG @stkipmkng, IG @upmknews
16 Mei 2023 22:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari UPMK News tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dokumentasi Kegiatan: Magic Yuni Sarah Sampah Penghasil Cuan Desa Kertayasa, Sindangagung, Kuningan
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Kegiatan: Magic Yuni Sarah Sampah Penghasil Cuan Desa Kertayasa, Sindangagung, Kuningan
ADVERTISEMENT
UPMK - STKIP Muhammadiyah Kuningan, Masa kini, sampah dikenal bukan lagi sebagai barang bekas tak berguna melainkan sesuatu yang mempunyai manfaat dan nilai guna, tentunya itu akan terjadi jika sampah dapat dikelola dengan baik, untuk mengetahui pengelolaan sampah di masyarakat Mahasiswa PGSD STKIP Muhammadiyah Kuningan yang terdiri dari Ajeung Fitriasari, Ine Heriyanni, Lulu Safitri, Miftahul Farhan, Novia Anggraeni, Rina Kusmarini dan Wulan Junengsih dengan Dosen Pengampu Ibu Puji Nursholeha Almaghfiroh, S,Si, M.Pd melakukan kunjungan untuk mengetahui pengelolaan sampah di Desa Kertayasa, Sindangagung, Kuningan. Kegiatan ini dilaksanakan di Bank Sampah Yuni Sarah, Kertayasa pada Minggu (19/3/2023) lalu.
ADVERTISEMENT
Pemerintah Desa Kertayasa membentuk bank sampah sebagai upaya pengelolaan sampah dengan nama YUNI SARAH. Nama Yuni Sarah sendiri merupakan singkatan dari “Yuk Nikmati Sampah Menjadi Rupiah”. Program bank sampah Yuni Sarah ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat disetiap RT untuk mengumpulkan sampah organik dan anorganik yang nantinya akan diangkut oleh petugas. Sampah organik diangkut setiap 2 hari sekali seperti sampah rumah tangga sedangkan sampah anorganik diangkut setiap 2 minggu sekali seperti sampah residu dan rongsok.
Bank sampah beroperasi pada pukul 08.00-16.00 WIB. Bank sampah ini memiliki tujuh orang pegawai, 5 orang sebagai pegawai inti dan 2 orang sebagai pemilah sampah, pegawai tersebut berasal dari masyarakat sekitar yang sudah memiliki pengalaman untuk bekerja dibidang ini. Jadi, dengan adanya bank sampah ini memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
Adapun Bank sampah Yuni Sarah ini memiliki produk yang dihasilkan dari sampah seperti POC (pupuk organik cair), pupuk organik dan pakan ternak. Dimana untuk harga POC (pupuk cair) yaitu sebesar Rp 13.500,00/botol (500 ml) yang kegunaannya untuk mendorong pembentukan unsur sel pada batang dan daun yang kekurangan kalsium, mempercepat pertumbuhan sehingga daun pun akan terlihat segar dan mengkilat. POC ini dapat diaplikasikan untuk semua tumbuhan. Sedangkan untuk pupuk organik dijual dengan harga Rp 12.500,00/5 Kg. Pupuk organik ini bersumber dari bahan baku sampah organik, kohe (kotoran hewan), dan nutrisi pengurai. Sementara itu, untuk pakan ternak dijual dengan harga Rp 10.000,00/2 Kg.
Adanya keberadaan Bank Sampah Yuni Sarah ini mengubah pandangan masyarakat yang dulu hanya menganggap sampah sebagai barang bekas yang tak berguna menjadi “sampah penghasil rupiah”. Karena dengan adanya bank sampah ini memberikan kesempatan kerja pada masyarakat sekitar dan juga masyarakat yang menyetorkan sampah bisa mendapat penghasilan tambahan dari tabungan di bank sampah, ketika semua masyarakat berpartisipasi dalam pemecahan masalah sampah maka masalah sampah pun dapat teratasi dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
ADVERTISEMENT
Universitas Muhammadiyah Kuningan
http://news.upmk.ac.id/
http://upmk.ac.id/
Sumber: Ajeung Fitriasari, Ine Heriyanni, Lulu Safitri, Miftahul Farhan, Novia Anggraeni, Rina Kusmarini dan Wulan Junengsih (Mahasiswa Aktif PGSD Semester 6A STKIP Muhammadiyah Kuningan).
Editor: Tria Sutriana (SDI)