Bermodal Tas Serut, Mahasiswa Baru IPB Angkatan 63 Pecahkan Rekor MURI

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebanyak 4.300 mahasiswa baru IPB University angkatan 63 “Mahadipta Nabaskara” berhasil mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui 74 formasi konfigurasi menggunakan tas serut.
Ribuan tas serut disusun menjadi rangkaian ilustrasi raksasa di Lapangan Gelora, Kampus IPB Dramaga, Bogor, (14/8).
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan memecahkan rekor bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga menunjukkan nilai yang dibangun melalui proses panjang.
“Saya mengucapkan selamat, tidak hanya karena sudah mencetak rekor, tetapi karena mereka bisa membuat karya yang sangat indah. Keberanian untuk berkreasi, ketekunan, ketangguhan, kedisiplinan, dan kolaborasi ternyata bisa melahirkan karya yang sangat hebat,” ujar Dr Alim.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 63 yang telah menghadirkan pengalaman berbeda bagi mahasiswa baru melalui kegiatan tersebut.
Senior Manager MURI Indonesia, Tryono mengatakan IPB University memiliki keunikan karena menjadikan pemecahan rekor MURI sebagai bagian dari rangkaian kegiatan mahasiswa baru.
“Walaupun memiliki latar belakang dan cita-cita yang berbeda, tanpa kolaborasi kita akan sulit untuk maju. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan berkolaborasi, kita bisa menghasilkan sebuah karya yang luar biasa,” katanya.
Menurut Tryono, penggunaan tas jinjing sebagai media formasi juga membawa pesan tersendiri. Benda sederhana tersebut dapat kembali digunakan sehingga tidak berakhir menjadi limbah setelah kegiatan.
MURI kemudian mengukuhkan rekor dengan nomor 12856-R.MURI/8/2026 untuk kategori konfigurasi formasi terbanyak di Indonesia dengan media tas jinjing oleh mahasiswa baru.
Ketua MPKMB 63, Alyssa Fidelia mengungkapkan persiapan rekor telah dilakukan sejak Februari. Panitia memilih tas serut sebagai media setelah melalui proses diskusi panjang dan mengemasnya dalam tema “Breaking News Rekor”.
“Perjalanannya cukup panjang, tetapi hasilnya sangat memuaskan. Kami ingin mengajak Sobat Dipta (sapaan mahasiswa baru angkatan 63) mengingat kembali perjalanan IPB dengan berbagai inovasi yang ada,” ujarnya.
Ia berharap semangat mahasiswa baru yang sejak pagi mengikuti simulasi hingga pelaksanaan rekor dapat terus terjaga selama menjalani kehidupan akademik di IPB University. (AS)
