Departemen Arsitektur Lanskap IPB Adakan Pelatihan i-Tree Eco di Hutan Kota

Berita IPB
Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
5 Februari 2024 13:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Departemen Arsitektur Lanskap IPB Adakan Pelatihan i-Tree Eco di Hutan Kota
zoom-in-whitePerbesar
Departemen Arsitektur Lanskap IPB Adakan Pelatihan i-Tree Eco di Hutan Kota
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Suatu langkah revolusioner dalam pelestarian lingkungan terjadi hari ini ketika Hutan Kota Srengseng menjadi tuan rumah kolaborator pelatihan i-Tree Eco pertama di Indonesia, yang merupakan gagasan inisiatif IPB University bersama United States Forest Services (USFS). Pelatihan inventarisasi ini disambut oleh Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS), Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Arie Fajar Septa.
ADVERTISEMENT
Inventarisasi merupakan pengumpulan data lapangan yang menjadi jantung dari kolaborasi ini. Data yang dikumpulkan tidak hanya sekadar angka, melainkan menjadi fondasi untuk menghasilkan nilai-nilai jasa lanskap yang kritis seperti produksi oksigen, penyerapan karbondioksida, penyerapan polusi dan konservasi air, sebagai bentuk manajemen lanskap hutan kota yang optimal.
Arie Fajar Septa, mengakui dedikasi IPB University dan mengatakan bahwa kolaborasi ini menandai lompatan besar dalam upaya pelestarian dan manajemen lanskap hutan, khususnya di hutan kota yang memegang peran kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
“Sejarah kolaborasi ini tidak dimulai hari ini, namun sebelumnya tim i-Tree Arsitektur Lanskap IPB University dan Rimbun Lanskap telah menjalankan misi inventarisasi dengan memetakan puluhan plot strategis di Hutan Kota Srengseng. Plot sampel tersebut kini telah diberi tanda permanen, membuka jalan untuk monitoring yang lebih efisien di masa depan,” ungkap Arie.
ADVERTISEMENT
Lanjutnya, langkah-langkah inovatif ini bukan hanya menciptakan dampak positif pada Hutan Kota Srengseng, tetapi juga menjadi tonggak inspiratif dalam pelestarian alam secara global.
“Dengan fokus pada kualitas jasa lanskap, kolaborasi ini membawa harapan untuk mengubah paradigma pelestarian lingkungan menjadi sesuatu yang lebih nyata dan terukur. Hutan Kota Srengseng, bersama IPB University telah menjadi panggung bagi transformasi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Arie
i-Tree Youth Community merupakan sebuah komunitas pemuda yang berperan sebagai garda terdepan dalam menghitung dan mengukur nilai-nilai jasa lanskap. Komunitas ini bukan hanya sekadar simbol kepedulian tetapi pernyataan bahwa masa depan lingkungan ada di tangan pemuda. (*/Lp)