Konten dari Pengguna

PKGA IPB dan DP3AP2KB Hadirkan Sekolah Keluarga Istimewa di Kabupaten Bogor

Berita IPB

Berita IPB

Akun resmi Institut Pertanian Bogor

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PKGA IPB dan DP3AP2KB Hadirkan Sekolah Keluarga Istimewa di Kabupaten Bogor
zoom-in-whitePerbesar

Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor menyelenggarakan program Sekolah Keluarga Istimewa (SKI).

Program yang berlangsung selama dua hari (19–20/5) ini diikuti 50 peserta, terdiri atas 25 anggota Dharma Wanita dan 25 anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bogor, dengan sasaran keluarga pada rentang usia pernikahan 1–20 tahun. Pada hari kedua, kegiatan turut melibatkan pasangan peserta sebagai bagian dari penguatan pembelajaran keluarga.

Mengusung semangat membangun keluarga sebagai fondasi masyarakat yang sehat dan kuat, Sekolah Keluarga Istimewa menghadirkan berbagai materi strategis. Mulai dari komunikasi positif dalam keluarga, manajemen konflik, gizi dan kesehatan keluarga, hingag kesehatan mental keluarga. Materi disampaikan oleh akademisi dan pakar IPB University, antara lain Dr Istiqlaliyah Muflikhati, Dr Siti Amanah, Dr Melly Latifah, dan M Aries, MSi.

Kepala PKGA IPB University, Dr Yulina Eva Riany, selaku pengembang Sekolah Keluarga Istimewa menyampaikan, program ini dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas dalam membangun relasi yang sehat, pengasuhan yang adaptif, pengelolaan keluarga yang baik, serta penguatan peran keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keluarga perlu terus bertumbuh dan belajar. Sekolah Keluarga Istimewa hadir sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktik agar peserta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Pada materi pertama, Dr Yulina Eva Riany juga menyampaikan bahwa keluarga yang sehat dibangun melalui komunikasi yang positif, saling memahami, serta kemampuan mengelola perbedaan dan konflik dengan baik. “Orang tua juga perlu terus belajar menyesuaikan pola pengasuhan dengan perkembangan zaman agar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anggota keluarga secara optimal,” tuturnya.

Selain sesi materi, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas interaktif berupa role play komunikasi keluarga, diskusi kelompok, focus group discussion (FGD), permainan edukatif, kuis, hingga praktik pembelajaran partisipatif untuk memastikan materi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan puncak program ini ditandai dengan Wisuda Sekolah Keluarga Istimewa yang diselenggarakan di Hotel Rizen Premiere Cisarua, Bogor. Tak sendiri, prosesi juga dihadiri pasangan peserta wisuda sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran keluarga.

Pada momen wisuda, Kepala Lembaga Riset Internasional dan Kemitraan Sosial Ekonomi dan Kebijakan (LRI PSEK) IPB University, Prof Arya Hadi Darmawan, menyampaikan bahwa Sekolah Keluarga Istimewa menjadi salah satu bentuk kontribusi dan tanggung jawab IPB University untuk menghadirkan inovasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Ir Sussy Rahayu, MT, turut menegaskan bahwa pembangunan masyarakat yang berkualitas dimulai dari keluarga yang terus bertumbuh dan belajar.

Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor, serta Perwakilan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor. Program Sekolah Keluarga Istimewa diharapkan dapat menjadi model pendidikan keluarga yang berkelanjutan untuk mendorong terwujudnya keluarga yang berkualitas, harmonis, sehat, dan berdaya sebagai fondasi pembangunan masyarakat Kabupaten Bogor. (*/Rz)