Sekolah Bisnis IPB University dan Shizenkan University Jalin Kerjasama

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
9 Maret 2023 11:59
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sekolah Bisnis IPB University dan Shizenkan University Jalin Kerjasama
zoom-in-whitePerbesar
Sekolah Bisnis IPB University dan Shizenkan University Jalin Kerjasama
Dr Idqan Fahmi, Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Sekolah Bisnis (SB) IPB University dan Dr Siti Jahroh, Ketua Komisi Kerjasama Internasional SB IPB University didampingi Prof Yusli Wardiatno, Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melakukan kunjungan ke Shizenkan University di Nihonbashi, Tokyo, Jepang, (7/3). Rombongan disambut oleh Prof Tomoyoshi Noda, Dr Junichi Kagaya dan Mr Derrick Tran.
Selain sebagai seorang dosen di Shizenkan University, Dr Kagaya juga merupakan Managing Director, Head of Executive Education-Asian, IESE Business School, University of Navarra, Barcelona, Spain. Dalam kesempatan ini, Dr Kagaya menjelaskan mengenai IESE dan juga perkembangan pelaksanaan perkuliahan online yang sedang dilakukan.
Setelah itu, Prof Noda menjelaskan mengenai sejarah Shizenkan University dengan keunikan program yang ditawarkan. Salah satunya pendekatan “whole person” yang menekankan pada pendekatan individu yang artinya seseorang selain bekerja di dunia bisnis juga merupakan bagian dari masyarakat.
“SB-IPB University dan Shizenkan University sudah melakukan beberapa kerjasama dalam hal pelaksanaan kuliah secara online, seperti Future of Capitalism, Global Management Strategy dan Organization and Leadership,” ujar Dr Idqan Fahmi.
Selain berdiskusi, tambahnya, SB-IPB University dan Graduate School of Leadership and Innovation, Shizenkan University melakukan penandatanganan Letter of Intent. “Kerjasama ini ditandatangani oleh saya selaku Plt Dekan SB-IPB University dan Prof Tomoyoshi Noda selaku Chair GSU Shizenkan University. Peluang kerjasama yang bisa dilakukan di masa yang akan datang adalah pertukaran dosen maupun pembentukan kelas khusus untuk perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia maupun Asia,” terangnya. (*/Zul)