Wisuda Sekolah Keluarga Berkualitas 2026, Cetak Keluarga Tangguh di Cianjur

Akun resmi Institut Pertanian Bogor
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekolah Keluarga Berkualitas (SKB) 2026 hadir kembali untuk mencetak sejumlah 20 keluarga tangguh di Cianjur, Jawa Barat. Program ini merupakan inisiatif dari IPB University melalui Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) untuk meningkatkan kualitas keluarga.
Program ini menjadi respons terhadap berbagai permasalahan keluarga, seperti stunting yang dipengaruhi oleh rendahnya pendidikan orang tua, kualitas pengasuhan, dan kondisi sosial ekonomi. Juga sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, seperti bonus demografi 2030, target Sustainable Development Goals (SDGs), Revolusi Industri 4.0, serta visi Indonesia Emas 2045.
Prosesi wisuda yang digelar pada Jumat (17/4), menandai suksesnya pelaksanaan program SKB di Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian program pemberdayaan keluarga binaan Irmalia Noviani. Sebagai salah satu fasilitator SKB di Cianjur, Irma menyampaikan bahwa perempuan perlu memiliki ilmu dalam mendidik keluarga agar mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Ibu itu luar biasa dan memegang peranan penting, jadi harus berilmu. Setelah mengikuti SKB, kita jadi memahami bahwa mendidik generasi itu ada ilmunya,” ujar Irmalia.
Kebermanfaatan program secara langsung juga dirasakan oleh keluarga binaan, melalui ilmu yang disampaikan oleh fasilitator.
“Berkat SKB, kini, kami mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dan lebih memahami cara mendidik keluarga. Terima kasih kepada Bu Irma dan tim IPB,” ungkap Rani Maesaroh, salah satu wisudawati SKB Cianjur 2026.
Pendekatan training of trainers (ToT) yang diterapkan melibatkan fasilitator dari berbagai desa dan kelurahan. Ini menjadi salah satu langkah IPB University untuk menciptakan agen perubahan dalam pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, keluarga binaan SKB 2026 diharapkan mampu menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga tercipta keluarga yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya menuju generasi Indonesia Emas. (*/Rz)
