Wujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan, IPB dan Pemkab Kukar Tekan MoU DDP

Berita IPB
Akun resmi Institut Pertanian Bogor
Konten dari Pengguna
4 Maret 2024 9:09 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Wujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan, IPB dan Pemkab Kukar Tekan MoU DDP
zoom-in-whitePerbesar
Wujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan, IPB dan Pemkab Kukar Tekan MoU DDP
ADVERTISEMENT
Dalam mewujudkan sinergitas tri dharma perguruan tinggi dengan perencanaan pembangunan daerah berkelanjutan, IPB University dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur melakukan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of understanding (MoU) program Data Desa Presisi (DDP). Kerja sama digelar di Gedung Rektorat IPB, Kampus IPB Dramaga, pada 29/2.
ADVERTISEMENT
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri langsung Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Prof Iskandar Zulkarnaen Siregar, Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University sekaligus penggagas DDP, Dr Sofyan Sjaf, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kukar.
Prof Iskandar Z Siregar, dalam sambutannya menyatakan dalam momentum ini pihaknya sangat menyambut baik kerja sama yang dilakukan Pemkab Kukar dengan IPB University.
“Saat ini inovasi sangat penting, jika setiap kabupaten atau kota maju ekonominya, tentunya negara juga akan ikut maju. Apalagi Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mulai beroperasi, kabupaten Kukar bisa menjadi wilayah penyangga untuk mendorong kemajuan ibu kota,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Prof Iskandar juga menambahkan bahwa kabupaten Kukar juga akan menjadi pusat pertumbuhan berbagai macam aktivitas ekonomi dan semuanya dimulai dengan data, karena jika data desanya baik, maka perencanaannya juga akan baik.
“IPB University sudah menyentuh kurang lebih 6,1 persen desa di Indonesia melalui berbagai macam program. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak bisa kita lakukan khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, banyak alumni kita di berbagai daerah yang bisa kita sinergikan dengan kegiatan yang diprioritaskan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekda Sunggono mengungkapkan bahwa komitmen rencana kerja sama antara Pemkab Kukar dan IPB University adalah bentuk keinginan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di bidang pembangunan khususnya kerja sama. Selain itu, Kukar merupakan wilayah delineasi penyangga IKN.
ADVERTISEMENT
“Rencana kerja sama ini sangat linier dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kukar diantaranya terkait dengan pertanian. Pada RPJMD kami punya tugas diantaranya mencapai hilirisasi produk pertanian. Kesadaran kami bahwa anggaran yang besar ini tidak selamanya bisa kami peroleh karena ketergantungan yang sangat tinggi pada migas,” jelasnya.
Sekda Sunggono menambahkan bahwa secara khusus di RPJMD Kabupaten Kukar ada transformasi ekonomi yakni ketergantungan terhadap bahan baku beralih ke tiga prioritas pembangunan besar yakni pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Ketiga bidang tersebut linier dengan kerja sama yang baru saja kita laksanakan terkait dengan data desa. Dalam waktu dekat segera kita realisasikan kerja sama ini. Semoga melalui penandatangan komitmen kerjasama ini, harapan pemerintah kabupaten kukar bisa kita wujudkan bersama,” tutupnya. (*/Lp)
ADVERTISEMENT