11 WNI di Taiwan Ditangkap Akibat Tawuran usai Tenggak Alkohol

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas polisi militer bersiap untuk latihan tentang cara membimbing warga ke tempat yang aman jika terjadi serangan, di Taipei, Taiwan. Foto: Ann Wang/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Petugas polisi militer bersiap untuk latihan tentang cara membimbing warga ke tempat yang aman jika terjadi serangan, di Taipei, Taiwan. Foto: Ann Wang/REUTERS

Sebanyak 11 warga Indonesia ditangkap polisi Taiwan setelah terlibat keributan di Stasiun Taichung pada Minggu (15/6).

Dilansir Focus Taiwan, perkelahian terjadi di terminal bus lantai satu stasiun dan melibatkan sekitar 50 hingga 60 pekerja migran Indonesia.

Polisi mengatakan keributan bermula dari pertengkaran di antara sekelompok pekerja migran yang sedang mengonsumsi minuman beralkohol.

Saat petugas tiba di lokasi, massa yang terlibat bentrokan sudah membubarkan diri.

Polisi kemudian membentuk tim khusus dan menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi para pelaku.

Empat orang ditangkap di area stasiun, sementara tujuh lainnya diamankan di Distrik Longjing dan Shalu, Kota Taichung.

Dari 11 orang yang ditangkap, delapan merupakan laki-laki dan tiga perempuan.

Polisi juga menemukan tujuh di antaranya melanggar aturan keimigrasian Taiwan, terdiri dari enam pekerja migran yang kabur dari tempat kerja terdaftar dan satu orang yang izin tinggalnya telah habis.

Kesebelas tersangka telah diserahkan ke Kejaksaan Distrik Taichung atas dugaan terlibat dalam perkelahian massal, menurut keterangan kepolisian Taiwan.