2 Hovercraft AL Jepang Mendarat di Bengkayang, Bantu Padamkan Karhutla

Dua unit kapal hovercraft milik Angkatan Laut Jepang (Japan Maritime Self-Defense Force) mendarat di pesisir Pantai Karta, Dusun Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat (11/9).
Dikutip dari Instagram resmi Dandim 1209/Bengkayang, dua kapal yang mendarat tersebut yakni LCAC 05 dan LCAC 06. Kegiatan itu dipantau langsung oleh Dandim 1209/Bengkayang Letkol Inf Aprianda.
Pendaratan juga dipantau langsung oleh personel Kodim agar pendaratan berjalan sesuai prosedur.
“Memastikan seluruh tahapan pendaratan armada asing tersebut berjalan lancar dan sesuai prosedur operasional standar,” demikian keterangan dalam unggahan Instagram resmi Dandim 1209/Bengkayang, Jumat (11/9).
Kehadiran tersebut perlu mendapat pengawasan, sebab pesisir Bengkayang adalah titik strategis dalam pergerakan lintas negara di wilayah Kalimantan Barat.
Sebelumnya Jepang telah mengerahkan kapal JS Kunisaki milik Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) untuk membawa tiga helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) ke Indonesia. Armada tersebut dikirim untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan setelah pemerintah Indonesia meminta bantuan Jepang.
Selain tiga helikopter, Jepang mengerahkan sekitar 180 personel untuk misi tersebut. JS Kunisaki tiba di perairan Kalimantan Barat pada 9 September dan dijadwalkan merapat di Pelabuhan Kijing.
Operasi bantuan direncanakan berlangsung selama sekitar 21 hari, dengan tiga Chinook digunakan untuk mendukung pemadaman dari udara.
