3 Kendaraan PT Freeport Diberondong Tembakan di Jalan Tambang Tembagapura

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil operasional PT Freeport ditembak OTK. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil operasional PT Freeport ditembak OTK. Foto: Dok. Istimewa

Rombongan kendaraan PT Freeport ditembaki saat melintas di Jalan Tambang Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (2/9/2026). Akibatnya, tiga kendaraan mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.25 WIT, ketika rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia bergerak dari kawasan Mile Point 68 Tembagapura menuju Kota Timika. Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, rombongan terdiri atas 15 kendaraan, yaitu 13 unit bus, satu unit towing truck, dan satu unit mobil boks.

“Saat melintas di kawasan Mile Point 60, tiga kendaraan dalam rombongan terkena tembakan. Masing-masing adalah bus nomor lambung 140591, bus nomor lambung 140575, dan towing truck nomor lambung 021074,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

Mobil operasional PT Freeport ditembak OTK. Foto: Dok. Istimewa

Yusuf merinci, bus nomor lambung 140591 yang berada di urutan keempat konvoi terkena lima kali tembakan, yakni tiga tembakan dari arah depan dan dua tembakan dari arah kiri.

Hasil pemeriksaan menemukan sejumlah bekas tembakan pada kaca depan, kaca dan pintu sebelah kiri, serta serpihan logam pada bagian dashboard, pelindung kaca depan, dan atap kendaraan.

Sementara itu, pada bus nomor lambung 140575 yang berada di urutan keenam, ditemukan satu lubang bekas tembakan pada bagian atas kabin yang menembus hingga ke bagian dalam kendaraan.

Towing truck nomor lambung 021074 yang berada di urutan ketujuh terkena tiga kali tembakan dari arah kiri. Pemeriksaan menemukan bekas tembakan pada bagian pintu dan kaca spion kendaraan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat tiga kendaraan yang terkena tembakan, yaitu dua unit bus dan satu unit towing truck. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” ujar Yusuf.

Polisi telah melakukan olah TKP atas kasus penembakan itu.

“Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terdampak serta olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan serpihan kaca kendaraan dan enam serpihan logam yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” terang Yusuf.

Yusuf menambahkan, dari hasil olah TKP di sekitar lokasi kejadian, petugas mengamankan tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter. Seluruh temuan tersebut dibawa untuk kepentingan proses penyelidikan.

Namun, polisi belum menetapkan kelompok tertentu sebagai pelaku karena diperlukan pendalaman dan verifikasi terhadap seluruh keterangan maupun barang bukti yang telah diperoleh.

“Petugas masih mendalami keterangan saksi, barang bukti, dan temuan di lapangan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” jelasnya.

Pihak manajemen PT Freeport Indonesia juga telah membuat laporan polisi dengan nomor LP/B/13/IX/2026/SPKT/Polsek Tembagapura/Polres Mimika/Polda Papua Tengah. Proses penyelidikan akan dilakukan bersama Polres Mimika dan unsur terkait untuk mengungkap pelaku serta motifnya.

“Kami akan mendalami setiap temuan secara profesional dan berdasarkan fakta, sehingga proses penanganan perkara dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ungkapnya.