30 KK Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Kini Dievakuasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (30/6/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (30/6/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Puluhan kepala keluarga di Desa Mekar Bakti, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin. Mereka saat ini sudah diungsikan ke sejumlah tempat yang lebih aman.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid memastikan warga yang mengungsi itu ditangani dengan baik.

"Saya menerima data ada 30 kepala keluarga yang terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin, tepatnya di Kecamatan Rajeg. Dari kondisi ini, pemerintah telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan warga dapat terevakuasi dan tertangani, terlayani dengan maksimal," katanya, Rabu, (1/7).

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengunjungi warga Desa Mekar Bakti yang mengungsi akibat kebakaran TPA Jatiwaringin, Rabu (1/7/2026) dok Istimewa

Untuk lokasi pengungsian warga di Kantor Desa Mekar Bakti, pihaknya menyiagakan 2 dokter untuk memastikan kondisi kesehatan warga setempat, berikut dengan tenaga kesehatan yang berjaga.

"Untuk tenaga kesehatannya standby, mereka berjaga di lokasi pengungsian sementara, khawatir ada warga yang memang perlu bantuan. Di sini juga kita siagakan dokter, memastikan kesehatan warga. Alhamdulillah, sejauh ini warga yang terdampak dalam kondisi sehat," ujarnya.

Foto udara petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (30/6/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Maesyal memastikan pihaknya melakukan percepatan pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin dengan proses jalur darat ataupun udara.

"Insyaallah bisa cepat tertangani, kami juga memadamkan api lewat jalur darat, dan udara dibantu helikopter water bombing dari BNPB," ucap dia.

Sementara itu, Rodiah, salah satu warga yang terdampak mengaku sempat merasa sesak pada Selasa, (30/6) sore lantaran asap kebakaran menyebar ke area tempat tinggalnya.

"Pas kemarin sesak, bau gitu kan, terus dievakuasi ke kantor desa, Alhamdulillah gak papa, sudah di cek juga sama dokternya. Saya harap, kebakarannya juga cepat bisa dipadamin," ungkapnya.