8 Pendulang Emas di Yahukimo Dibunuh OPM, TNI Kejar Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Foto: Dok. Istimewa

Delapan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pengulangan emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, menjadi korban pembunuhan kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (20/5). Para korban diserang kelompok tersebut karena dituding sebagai aparat keamanan yang menyamar.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan.

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut," kata Wirya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/6).

Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Foto: Dok. Istimewa

"Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo," tambahnya.

Saat ini, Koops TNI Habema menyiapkan personel dan helikopter untuk mempercepat proses evakuasi korban. Selain itu, para pelaku juga tengah diburu.

Usai kejadian tersebut, pihak TNI memastikan situasi di Yahukimo dilaporkan dalam kondisi rawan namun tetap terkendali. Koops TNI Habema juga meningkatkan patroli keamanan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil di wilayah terdampak.