Ada Oknum Hakim di Pembina Daycare Aresha, Bawas MA Koordinasi dengan Polisi
ยทwaktu baca 2 menit

Polisi merespons isu adanya nama hakim di dewan pembina yayasan daycare Little Aresha yang diduga melakukan kekerasan dan penelantaran anak. Oknum hakim berinisial RIL itu disebut menjabat sebagai Ketua Dewan Yayasan.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA) telah datang ke Polresta Yogyakarta untuk berkoordinasi terkait hal tersebut.
"Memang tadi sudah ada Bawas MA datang ke sini untuk melakukan koordinasi," kata Riski Adrian di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4).
Adrian mengatakan pihak Mahkamah Agung juga berencana menemui para tersangka.
"(Mencari tahu) apakah ada keterlibatan dari Dewan Pengawas itu dalam pengoperasionalan daycare ini," katanya.
Diketahui, Ketua Dewan Yayasan berinisial RIL dengan gelar sarjana hukum. Di media sosial, RIL disebut merupakan hakim aktif.
Selain itu, terdapat nama dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Cahyaningrum Dewojati, sebagai penasihat yayasan Daycare Little Aresha. UGM telah mengonfirmasi bahwa nama tersebut merupakan dosennya.
Terkait keterlibatan dua orang ini, polisi masih menelusuri.
"Termasuk dewan pembina (masih ditelusuri)," kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia.
Polisi Telusuri Kemungkinan Penggunaan Obat Tidur
Di sisi lain, Adrian juga masih menelusuri kemungkinan penggunaan obat tidur kepada anak-anak yang dititipkan di Little Aresha.
"Tadi disampaikan dari pihak dinas, mungkin ada mengarah ke situ (mengecek apakah diberi obat). Nanti ahli yang menyampaikan. Jadi, untuk ini kami harus berkolaborasi. Terkait masalah obat dan psikiater, kami tidak punya kemampuan itu sebagai penyidik," kata Adrian.
Kolaborasi dengan pihak terkait dilakukan untuk mencari bukti-bukti baru, termasuk kemungkinan adanya kekerasan seksual terhadap anak.
