Ada Taifun Jangmi, Garuda Indonesia Batalkan Sejumlah Penerbangan ke Jepang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Ryan Fletcher/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Ryan Fletcher/Shutterstock

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia membatalkan sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Jepang pada 2-3 Juni 2026, menyusul perkembangan kondisi cuaca yang dipengaruhi Taifun Jangmi.

Head of Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, mengatakan penyesuaian dilakukan sebagai bentuk antisipasi keselamatan penerbangan.

“Garuda Indonesia melakukan penyesuaian sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Jepang pada 2–3 Juni 2026 sejalan dengan perkembangan kondisi cuaca yang dipengaruhi siklon tropis Jangmi,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (2/6).

Ia menyebut penyesuaian tersebut berdampak pada sejumlah rute penerbangan.

“Penyesuaian tersebut dilakukan menyusul pemberitahuan operasional dari otoritas setempat dan berdampak pada penerbangan GA874 Jakarta–Haneda, GA875 Haneda–Jakarta, GA880 Denpasar–Narita, dan GA881 Narita–Denpasar,” katanya.

Dicky menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan informasi dari otoritas terkait secara berkala.

“Garuda Indonesia terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan informasi operasional dari otoritas terkait secara berkala,” ujarnya.

Ia menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penerbangan.

“Dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama,” lanjutnya.

Untuk penumpang terdampak, Garuda menyiapkan sejumlah langkah penanganan termasuk fleksibilitas perubahan jadwal perjalanan.

“Untuk mendukung kelancaran perjalanan pelanggan, Garuda Indonesia juga menyiapkan langkah penanganan yang diperlukan, termasuk fleksibilitas penyesuaian perjalanan bagi penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Penumpang diimbau untuk melakukan pengecekan ulang status penerbangan melalui kanal resmi Garuda Indonesia sebelum menuju bandara.

“Penumpang diimbau untuk memastikan kembali status penerbangannya melalui Contact Center, website, dan kanal media sosial resmi Garuda Indonesia,” ujarnya.

Ilustrasi badai. Foto: Shutterstock

Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyampaikan imbauan kepada WNI di Jepang terkait Taifun Jangmi.

“Merujuk pada informasi yang telah dikeluarkan oleh Japan Meteorological Agency (JMA) dan telah disampaikan di berbagai kanal berita nasional Jepang, Tropical Storm Jangmi, dikenal juga sebagai taifū No. 6, akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” demikian imbauan KBRI Tokyo, Selasa (2/6).

Dalam imbauan tersebut, KBRI Tokyo juga meminta WNI meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.

“JMA memperkirakan akan terjadi angin kencang, hujan deras, ombak tinggi, longsor, serta banjir di wilayah dataran rendah, serta naiknya debit air sungai di beberapa daerah,” lanjutnya.

Taifun Jangmi sendiri diperkirakan berdampak pada sejumlah wilayah Jepang, termasuk Okinawa, Kyushu, Shikoku, hingga Kanto-Koshin, dengan potensi hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi pada 2-3 Juni 2026.