Akhir Pencarian Mozza, Hilang Setahun Hingga Ditemukan Tinggal Kerangka

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Garis Polisi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Garis Polisi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Mozza Axillia Gunarsa (18) warga Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang hilang setahun lamanya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka. Ia dibunuh seorang pria yang merupakan teman dekatnya.

Jasad Mozza sendiri ditemukan di semak-semak pinggir jalan tol di kawasan Jangli, Tembalang, Kota Semarang terbungkus karung. Jasadnya dibuang begitu saja.

Dalam foto yang diterima kumparan, selain tulang belulang, pakaian, penjepit rambut, ada banyak tali rafia dan lakban yang diduga digunakan untuk mengikat jasad Mozza.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, polisi sudah mengamankan terduga pelaku berinisial MDVA (22) warga Kabupaten Blora pada 3 September 2026.

"Kemudian kita amankan satu orang yang bisa disebut teman dekatnya berinisial MDVA alias V (22). Saat ditangkap tidak ada perlawanan," ujar Bodia, Jumat (4/7).

Kasus ini akhirnya bisa terungkap setelah polisi mendapat petunjuk baru dengan siapa Mozza bertemu sebelum hilang.

"Jadi kami melaksanakan penyelidikan terkait orang hilang setahun ini, beberapa minggu lalu kami mendapat petunjuk baru dari orang tua ada perangkat elektronik yang masih menyambung dengan media sosial dan di situ kami mendapatkan petunjuk," jelas dia.

Petunjuk itu menunjukkan jika sebelum hilang Mozza menemui MDVA yang saat itu tinggal di sebuah kos di wilayah Sriwijaya Kota Semarang.

"Nah, dari situ kita ke Sriwijaya di Kota Semarang. Itu rumah kos, di situ kita ketemu dengan pemilik kos bahwa yang kita maksud sudah tidak ngekos di situ, tapi teman-temannya masih ada, lalu kami lakukan interogasi," jelas dia.

Penyelidikan kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Blora Jawa Tengah hingga polisi menangkap MDVA. Kepada polisi, MDVA mengakui jika ia membunuh Mozza pada 25 Juni 2025 atau 3 hari sebelum Mozza dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025.

"Lalu dia menunjukkan di mana dia membuang karung diduga isinya orang hilang itu Mozza, di pinggir tol Jangli. Kami dapati kerangka lengkap dengan beberapa lembar kain, kami bawa ke RS Bhayangkara," ungkap Bodia.

Mozza Axillia Gunarsa (19) warga Kabupaten Semarang yang hilang dari rumah setahun lamanya. Foto: Dok. Istimewa

Orang tua Mozza juga sudah memastikan kerangka tersebut memang anaknya. Hal itu Berdasarkan ciri fisik berupa tambalan gigi, gingsul dan jepit rambut.

"Ortu mengiyakan dari ciri tambalan gigi dan gingsul dan jepit rambut memang yang bersangkutan namun secara scientific investigation kita sudah ambil sampel untuk perbandingan secara DNA karena belum ada rekam giginya, gigi masih utuh," lanjut Bodia.

Untuk itu, pihaknya masih menunggu hasil forensik untuk betul-betul memastikan kerangka itu merupakan Mozza kendati sudah ada pengakuan dari terduga pelaku pembunuhan dan orang tua Mozza.

"Kalau dari pengakuan kan memang seperti itu tapi kan itu nilainya nol. Kami masih menunggu hasil forensik supaya fix ya," kata Bodia.