Anggota Timwas Haji DPR Minta Petugas Maksimal Layani Jemaah di Armuzna

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menara Jam di latar belakang saat umat Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram, menjelang puncak ibadah haji di kota suci Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Menara Jam di latar belakang saat umat Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram, menjelang puncak ibadah haji di kota suci Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS

Anggota Timwas Haji DPR RI 2026 Singgih Januratmoko menyampaikan pesan kepada petugas haji daerah asal Jawa Tengah menjelang puncak ibadah haji 2026.

Ia menekankan tugas petugas haji bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi juga bentuk pengabdian dalam melayani jemaah.

“Maka jangan biarkan waktu 41 hari ini terbuang dengan sia-sia. Jadikan tugas ini sebagai investasi langit,” ujar Singgih saat rapat koordinasi bersama petugas haji daerah di Kantor Sektor 5 Makkah, Sabtu (23/5).

Singgung Penantian Panjang Jemaah

Singgih mengingatkan jemaah haji reguler yang berangkat tahun ini telah menunggu hingga 26 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Karena itu, ia meminta para petugas memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

“Mereka telah berjuang mengumpulkan uang untuk melakukan setoran awal hingga pelunasan, belum lagi perjuangan menjaga kesehatan,” kata politikus Partai Golkar itu.

Menurut dia, pelayanan yang optimal harus dilandasi ketulusan dan keikhlasan selama menjalankan tugas di Tanah Suci.

“Pelayanan yang optimal dan sepenuh hati adalah cermin keikhlasan dan ketulusan,” tegasnya.

Ingatkan Tantangan Saat Armuzna

Anggota Timwas Haji DPR RI 2026 Singgih Januratmoko menyampaikan pesan kepada petugas haji daerah asal Jawa Tengah menjelang puncak ibadah haji 2026. Foto: Dok. Timwas Haji DPR 2026

Singgih yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menyoroti tantangan yang akan dihadapi petugas saat pelaksanaan Armuzna, mulai dari suhu ekstrem, kepadatan jemaah, hingga potensi gesekan di lapangan.

Ia meminta para petugas menjaga kondisi fisik dan memperkuat niat dalam menjalankan tugas pelayanan.

“Perbanyak minum vitamin, serta teguhkan kembali niat bahwa bapak dan ibu dianugerahkan oleh Allah ke tanah suci dengan tugas utama melayani tamu Allah,” katanya.

Di akhir arahannya, Singgih mengajak seluruh petugas memperbanyak doa agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan aman dan nyaman.

“Doa adalah senjata bagi orang Mukmin. Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik, lebih nyaman, dan lebih aman untuk semua,” tandasnya.