Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Warga Berterbangan
ยทwaktu baca 2 menit

Angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Jawa Tengah pada Rabu (29/4). Akibatnya, atap rumah warga berterbangan.
"Di (Dusun) Sedan, RT 03 RW 33, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan atap rumah Bapak Widodo berterbangan. Sudah terkondisi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.
Di Dusun Sedan, rumah warga atas nama Darmadi juga rusak setelah angin menerbangkan atapnya.
Angin puting beliung juga terjadi di Dusun Jongkang, Kelurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik. Tercatat ada 6 rumah yang terdampak puting beliung.
"Jongkang, RT 13 RW 35, Sariharjo, hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan atap rumah-rumah joglo Bapak H. Muh Imam SB beterbangan," katanya.
Atap asbes rumah milik warga bernama Yuwono di Jongkang juga beterbangan.
Puting beliung juga merusak atap serta jaringan listrik rumah warga bernama Purwoko dan Marjo di Dusun Jaban Kadirojo, Kancilan, Kelurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik.
Di dusun itu ada 7 bangunan yang terdampak angin puting beliung. Termasuk atap kandang sapi beterbangan dan gubuk sawah milik warga.
"Di Jalan Sumberan 3, Sariharjo angin puting beliung mengakibatkan gudang mebel roboh. Di Sumberan 3, RT 1, Sariharjo angin puting beliung mengakibatkan atap rumah Bapak Faturohman beterbangan," katanya.
Angin kencang juga berdampak di Kapanewon Gamping. Di sana ada dua pohon tumbang dan satu rumah yang atapnya beterbangan.
Di Kapanewon Mlati angin puting beliung sebabkan atap warung makan hingga atap rumah beterbangan. Di kapanewon ini ada 4 atap bangunan yang beterbangan.
