Awal Penemuan Mayat Mirip Mumi di Indekos di Jakbar, Ada Temuan Obat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi TKP kontrakan penemuan mayat korban di Jalan Asem Nirbaya, RT17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kec. Makassar, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi TKP kontrakan penemuan mayat korban di Jalan Asem Nirbaya, RT17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kec. Makassar, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Polisi menemukan sejumlah obat di kamar indekos MF (24), pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbungkus sleeping bag di Jalan Salam IV, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jasad korban ditemukan pada Kamis (8/10).

Kapolres Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan, penemuan jasad itu bermula saat seorang pengantar makanan mendatangi indekos korban atas pesanan kakak kandungnya, F. Kakak korban meminta pengantar makanan tersebut sekaligus mengecek kondisi adiknya karena sudah beberapa hari tidak bisa dihubungi.

“Kejadian berawal dari tukang pengirim makan saudara HM sedang menerima pesanan makanan dari F selaku kakak kandung korban yang mana F yang memesan makanan untuk di antar ke alamat korban, sambil diminta untuk mengecek keberadaan korban,” ujarnya

Sebelumnya, korban sempat mengeluh sakit kepada keluarganya. Karena khawatir, F kemudian memesan makanan melalui layanan Gojek dan meminta pengantar mengecek keberadaan korban.

“F khawatir dan ingin mengecek keadaan serta keberadaan korban, sambil mengirim makanan melalui layanan Gojek,” ujarnya

Setibanya di indekos, pengantar makanan berinisial HM meminta bantuan penjaga kos, N, untuk menunjukkan kamar korban. Mereka kemudian mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat respons.

TKP mayat perempuan di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). Foto: Dok. Polres Jakarta Timur

Pintu kamar juga terkunci dari dalam. Upaya membuka pintu menggunakan kunci cadangan gagal karena terdapat kunci yang tertancap dari sisi dalam. Atas persetujuan penjaga kos dan kakak korban, pintu akhirnya didobrak.

Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi telentang dengan tubuh terbungkus kain hitam menyerupai sleeping bag.

“Setelah pintu berhasil dibuka diketahui korban sudah dalam posisi telentang dengan keadaan terbungkus kain berwarna hitam, sejenis sleeping bag (kain pembungkus untuk tidur di lapangan),” ujarnya

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Di dalam kamar, polisi juga menemukan sejumlah barang berupa satu botol obat chloroform, lem akrilik,satu botol Super Rush, dan satu botol Vanessa Co.

“Terdapat beberapa obat seperti 1 botol obat chloroform, lem akrilik, 1 botol Super Rush, 1 botol Vanessa Co,” ujarnya

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi guna menyelidiki penyebab kematian korban.

Lokasi TKP kontrakan penemuan mayat korban di Jalan Asem Nirbaya, RT17/RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Kec. Makassar, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Sebelumnya, penemuan jasad tersebut viral di media sosial karena korban disebut meninggal dunia dalam kondisi menyerupai mumi. Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu mengatakan korban terbungkus sleeping bag.

“Itu mayat kebetulan pakai baju sleeping bag dan sudah di visum RS Polri, hasil tidak ada kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya.

Darto mengatakan, penyelidikan masih berlanjut. Jenazah korban juga menjalani pemeriksaan di laboratorium Mabes Polri.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut sekarang lagi diperiksa di laboratorium Mabes Polri,” jelasnya.