Bahlil Klaim Elektabilitas Golkar Tembus 2 Digit, Targetkan Tambah Kursi di DPR

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) saat menghadiri Pengarahan Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) saat menghadiri Pengarahan Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan hasil sejumlah survei terbaru yang diterima partainya menunjukkan elektabilitas Golkar telah menembus dua digit.

Bahlil menyebut elektabilitas Golkar berada di kisaran 10-11,5 persen berdasarkan survei-survei tersebut. Namun, ia tidak merinci lembaga survei apa saja yang dimaksud.

“Hampir semua survei sudah kita terima hasilnya. Menempatkan Golkar sudah double digit. Ada yang 10,3 persen, ada yang 11,2 persen, ada yang 10,8 persen,” kata Bahlil saat memberikan arahan kepada kader di DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8).

Dirinya mengatakan hasil tersebut menunjukkan posisi Golkar saat ini lebih baik dibandingkan tren elektabilitas partai dalam periode dua tahun setelah pemilu pada periode-periode sebelumnya.

Menurutnya, dalam kurun 10 tahun terakhir, elektabilitas Golkar pada fase tersebut umumnya berada di kisaran 6-9 persen.

“Kira-kira range-nya adalah di angka 10 sampai dengan 11,5 persen,” sambungnya.

“Kalau kita bandingkan partai kita dalam pemilu 10 tahun terakhir, pasca pemilu 2 tahun (kemudiannya) kita rata-rata di angka 6, 7, 8 maksimal 9 (persen),” lanjut Bahlil.

Bahlil meminta jajaran Golkar tidak berpuas diri dengan hasil survei tersebut. Dia mendorong kader untuk terus meningkatkan kinerja partai dalam enam bulan ke depan agar elektabilitas Golkar semakin kuat.

Menurut Bahlil, peningkatan elektabilitas tersebut harus berujung pada penambahan perolehan kursi Golkar di DPR pada pemilu mendatang. Saat ini, Golkar memiliki 102 kursi di DPR RI.

“Akan jauh lebih bagus kalau sekarang kita lakukan 6 bulan lagi kita tambah kasih kencang lagi. Karena target kita adalah untuk bisa nambah kursi yang sekarang 102 menjadi 100 lebih (kursi di DPR),” ucapnya.