Banjir Landa Aceh Tamiang, 365 Warga Mengungsi

Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur daerah tersebut sejak Minggu (11/10). Sebanyak 365 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang yang diperbarui pada Senin (12/10) pukul 10.00 WIB, para pengungsi tersebar di lima kecamatan, yakni Bendahara, Kejuruan Muda, Tamiang Hulu, Tenggulun, dan Seruway.
Rinciannya, sebanyak 55 warga mengungsi dari Kecamatan Bendahara, 25 warga dari Kejuruan Muda, 180 warga dari Tamiang Hulu, 90 warga dari Tenggulun, dan 15 warga dari Seruway. Total pengungsi tersebut berasal dari 45 kepala keluarga (KK).
Kepala BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, mengatakan warga mulai mengungsi karena banjir belum surut.
“Untuk saat ini, warga sudah mulai mengungsi,” kata Iman saat dikonfirmasi, Senin (12/10).
BPBD Aceh Tamiang juga mencatat jumlah warga terdampak banjir mencapai 287.223 jiwa dari 72.804 KK. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi serta hasil pendataan di lapangan.
Selain di Aceh Tamiang, banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Tengah. Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir merendam Desa Bamil Nosar, Kecamatan Bintang.
Di kabupaten yang sama, longsor terjadi di Desa Toweren, Kecamatan Lut Tawar, pada Minggu (11/10). Material longsor sempat menutup akses jalan, tetapi jalur tersebut kini sudah dapat dilalui kembali.
