Bantu Pemakaman Jenazah 200 Kg, Damkar Depok Turunkan Tandu Khusus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok melakukan perbantuan evakuasi jenazah berbobot 200 kg di wilayah Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jumat (26/6). Dok. Depokfirerescue113 Foto: Instagram/@depokfirerescue113
zoom-in-whitePerbesar
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok melakukan perbantuan evakuasi jenazah berbobot 200 kg di wilayah Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jumat (26/6). Dok. Depokfirerescue113 Foto: Instagram/@depokfirerescue113

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok melakukan perbantuan evakuasi jenazah berbobot 200 kg di wilayah Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (26/6). Petugas menggunakan peralatan khusus karena berat badan almarhum.

Komandan Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Depok, Tesy Haryati, mengatakan pihaknya merespons permintaan pelayanan penyelamatan tersebut.

Ia menjelaskan, Damkar juga membuka diri membantu permintaan di luar kegawatdaruratan selama memiliki peralatan dan personel.

"Kami merespons permintaan pelayanan penyelamatan, karena langsung datang dan ada alatnya. Kami tetap akan mendahulukan respons kejadian kegawatdaruratan," kata Tesy dikutip pada Minggu (28/6).

Laporan awal diterima petugas Pos Merdeka pada pukul 14.54 WIB dari salah satu warga yang mendatangi pos damkar. Jenazah diketahui berinisial HS, 38, warga Jl. Beringin 6, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Regu B Pos Merdeka langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba di TKP pukul 15.01 WIB dengan response time 8 menit. Jarak dari rumah almarhum ke tempat pemakaman.

Karena berat jenazah, tim menyiapkan sarana prasarana khusus berupa tripod, pulley system set, tali karmantel, karabiner, dan stretcher tandu set.

"Menyiapkan sarana prasarana, menentukan peralatan yang akan digunakan, lalu melakukan mobilisasi menuju rumah almarhum dan membaca situasi penanganan di tempat," ujar Tesy.

Sebanyak 4 personel dikerahkan dalam operasi ini. Satu unit kendaraan operasional Ranger Hilux digunakan untuk mendukung kegiatan.

Proses evakuasi dan pemakaman dinyatakan selesai pukul 16.06 WIB. Setelah itu petugas mengumpulkan, membersihkan, dan mengecek kembali seluruh peralatan sebelum kembali siaga di pos.

Ia mengimbau masyarakat, jika ada panggilan di luar kegawatdaruratan agar menghubungi 112.

"Karena di sana akan dipilah oleh petugas piket kegawatdaruratan," tutupnya