Basarnas Kerahkan 207 Personel Cari 18 Korban Kapal yang Karam di Selayar

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, masih terus dilakukan.
Hingga Senin (20/7), sebanyak 18 penumpang dilaporkan masih hilang dan dalam pencarian.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan operasi pencarian memasuki hari keenam dengan melibatkan ratusan personel gabungan.
"Yang masih dalam pencarian ada 18 orang," kata Andi dalam keterangannya, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, sebanyak 207 personel dari berbagai unsur dikerahkan dalam operasi SAR. Jumlah tersebut belum termasuk nelayan yang turut membantu melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
"Personel yang dikerahkan sekitar 207 orang. Angka ini belum termasuk nelayan yang ikut membantu pencarian," ujarnya.
Dalam operasi pencarian, Basarnas membagi area pencarian menjadi dua sektor. Sektor pertama dilaksanakan menggunakan KN Antasena, sedangkan sektor kedua dilakukan oleh KN SAR Pacitan milik Basarnas Kendari.
Selain itu, pencarian juga diperkuat melalui pemantauan udara menggunakan pesawat Boeing B737-200 milik TNI Angkatan Udara yang difokuskan di lokasi penemuan korban terakhir.
"Hari ini kami juga mengerahkan KN Antasena, KN SAR Pacitan, serta pesawat Boeing B737-200 TNI AU untuk melakukan pemantauan udara," kata Andi.
Sebelumnya, KM Nurul Salsa diketahui mengangkut 78 penumpang. Dari jumlah tersebut, 59 orang berhasil ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia, sedangkan 18 lainnya masih dalam pencarian.
Daftar Penumpang yang Masih Dalam Pencarian
1. Cia (19)
2. Bau Intang (50)
3. Sahrul Amin (53)
4. Madang (50)
5. Januari (12)
6. Maridaeng (60)
7. Umar (80)
8. Naura (13)
9. Nurhayati (45)
10. Malida (31)
11. Hasbi (41)
12. Hasriani (18)
13. Jusriawati (24)
14. Arfandi (27)
15. Jaenuddin (51)
16. Musliana (22)
17. Hasriati (44)
18. Naila (19)
