Konten dari Pengguna

Berapa Persen dari Gaji, Gen Z Mau Bantu Orang Tua di Masa Pensiun?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebuah studi menyebut 87% Gen Z khawatir akan kondisi ekonomi – finansial orang tuanya di masa pensiun. Itu berarti, Gen Z peduli terhadap akan kondisi finansial orang tuanya saat tidak bekerj lagi. Gen Z ikut cemas bagaimana orang tuanya dapat memenuhi kebutuhan hidup di hari tua. Bisa jadi, Gen Z juga mau ikut memikul tanggung jawab finansial untuk menopang kondisi ekonomi keluarga di masa depan. Semoga begitu ya Gen Z.

Lalu, berapa persen dari gaji Gen Z yang mau dialokasikan untuk membantu ekonomi orang tuanya di masa pensiun? Dari hasil survei tentang komitmen finansial Generasi Z terhadap orang tuanya di masa pensiun menyebut 53% Gen Z berencana untuk mengalokasikan 10% dari gaji mereka untuk membantu kondisi finansial orang tuanya di masa pensiun. Sekitar 27% Gen Z berniat menyisihkan antara 10% hingga 30% dari gaji untuk orang tuanya dan 20% Gen Z bersedia memberikan lebih dari 30% gajinya untuk orang tua. Secara lengkap, survei bertajuk “Tingkat Kekhawatiran Gen Z atas Keuangan Pensiun Orang Tua dan Strategi Kebebasan Finansial” dilakukan oleh Syarifudin Yunus, edukator dana pensiun DPLK SAM dapat disimak - https://journal.areai.or.id/index.php/MENAWAN/article/view/1276.

Artinya, 1 dari 2 Gen Z hanya bersedia menyisihkan 10% dari gaji untuk membantu orang tuanya di masa pensiun. Sebagai solusi atas kekhawatiran Gen Z terhadap kondisi ekonomi orang tuanya di masa pensiun, maka Gen Z harus “siap secara keuangan” saat orag tuanya memasuki pensiun. Gen Z yang bekerja harus mulai berpikir untuk membantu ekonomi orang tuanya. Sebab bila gen Z tidak mampu, maka orang tuanya akan mengalami masalah keuangan di hari tua. Lalu, kepada siapa orang tua harus meminta bantuan, apalagi dalam kondisi mendesak?

Komitmen Gen Z bantu ekonomi orang tua di masa pensiun

Selain untuk membuktikan komitmen bantuan finansial ke orang tua, Gen Z juga harus mulai berani menabung untuk masa pensiun atau hari tua mereka sendiri. Mempersiapkan tabungan pensiun untuk Gen Z sendiri. Caranya bisa dilakukan melalui DPLK (Dana Pensiun lembaga Keuangan). Gen Z bisa ikut dan memiliki DPLK melalui aplikasi digital yang ada. Gen Z harus terlibat aktif dalam mempersiapkan masa pensiunnya sendiri, di samping dapat memantau akumulasi dana dan mengelola perencanaan pensiun secara digital. Untuk bisa mendaftar DPLK secara online, salah satunya melalui aplikasi “SimPensiun” dari DPLK Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) yang berkomitmen memberi kemudahan akses dana pensiun kepada pekerja (formal dan informal). Di DPLK SAM, setiap pekerja bisa menjadi peserta DPLK dengan iuran minimal Rp. 50.000 per bulan (silakan kunjungi: https://simpensiun.com/).

Maka tantangan ke depan, Gen Z selain komitmen membantu kondisi finansial orang tuanya di masa pensiun. Tapi Gen Z juga perlu mempersiapkan masa pensiunnya sendiri sejak dini. Agar kerja yes, pensiun oke. #YukSiapkanPensiun #DPLKSAM #EdukasiDPLK

aplikasi digital DPLK SimPensiun