Konten dari Pengguna

BNNK Karawang Bekali 64 Prajurit Yonarmed 9/Pasopati Hadapi Ancaman Narkoba

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari bnnkabupatenkarawang2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suasana pembelajaran tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pembelajaran tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Foto: Dok. Pribadi

PURWAKARTA — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada 64 anggota Yonarmed 9/Pasopati di Aula Yonarmed 9/Pasopati, Purwakarta, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diarahkan untuk memperkuat pengetahuan sekaligus ketahanan diri prajurit dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dalam pemaparannya, Kepala BNN Kabupaten Karawang Fathurrohman menjelaskan bahwa persoalan narkotika tidak dapat dilihat hanya sebagai persoalan pelanggaran hukum. Narkotika telah berkembang menjadi kejahatan terorganisasi dengan jaringan lintas negara, memanfaatkan kondisi geografis, besarnya pasar, perkembangan teknologi, hingga berbagai celah sosial di masyarakat.

Materi yang disampaikan antara lain menggambarkan posisi Indonesia sebagai salah satu wilayah sasaran pasar narkotika. Dengan jumlah penduduk yang besar, wilayah kepulauan yang luas, garis pantai yang panjang, serta banyaknya jalur masuk, Indonesia menghadapi tantangan serius dari jaringan narkotika internasional.

Data dalam paparan juga menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkoba pada 2023 mencapai 1,73 persen atau sekitar 3,33 juta jiwa. Kelompok usia muda dan produktif memiliki risiko keterpaparan yang lebih tinggi.

Perhatian khusus diberikan terhadap keterlibatan aparatur dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Bagi seorang aparat, narkoba bukan sekadar ancaman terhadap kesehatan pribadi.

Penyalahgunaan narkotika dapat menghancurkan karier yang dibangun bertahun-tahun, merusak kehormatan keluarga, menurunkan kepercayaan masyarakat, bahkan mencederai institusi tempatnya mengabdi.

Foto bersama YONARMED 09/PASPOPATI dan Narasumber seusai penyajian materi tentang P4GN. Foto: Dok Pribadi

Pesan tersebut menjadi penting bagi para prajurit. Di balik seragam yang dikenakan terdapat tanggung jawab, keluarga yang menunggu di rumah, serta kehormatan yang harus dijaga. Godaan narkotika mungkin datang sesaat, tetapi akibatnya dapat berlangsung panjang.

Satu keputusan yang salah dapat mengubah masa depan seseorang, membuat orang tua dan keluarga terluka, serta menghapus pengabdian yang selama ini dibangun dengan disiplin dan kerja keras.

Kegiatan juga membahas perubahan modus kejahatan narkotika yang semakin kompleks. Peredaran narkoba kini memanfaatkan deep web, media sosial, situs internet, hingga transaksi menggunakan mata uang kripto.

Perkembangan teknologi memberi peluang bagi sindikat untuk melakukan transaksi secara lebih tersembunyi dan menyulitkan aparat dalam melakukan deteksi.

Karena itu, pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Ketahanan lingkungan keluarga, pendidikan, tempat kerja, dan masyarakat perlu diperkuat. Lingkungan kerja, khususnya, dapat membentuk perilaku positif dan produktif melalui nilai serta budaya kerja yang dikembangkan secara konsisten.

Melalui kegiatan ini, BNNK Karawang mendorong anggota Yonarmed 9/Pasopati bukan hanya menjadi pribadi yang bersih dari narkoba, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan pencegahan di lingkungan satuan, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Kehadiran 64 anggota Yonarmed 9/Pasopati sekaligus menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa.

Sebab, menjaga Indonesia dari narkoba dimulai dari keberanian setiap orang untuk menjaga dirinya sendiri—menjaga kesehatan, keluarga, kehormatan, dan pengabdiannya kepada negara.