Konten dari Pengguna

BNNK Karawang dan Kesbangpol Perkuat Sinergi, Soroti Ancaman Narkoba

BNNK Karawang

BNNK Karawang

Informasi Kegiatan P4GN BNN Kabupaten Karawang

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari BNNK Karawang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diskusi serius masalah narkoba di Karawang antara BNNK Karawang dan Kesbangpol Karawang. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Diskusi serius masalah narkoba di Karawang antara BNNK Karawang dan Kesbangpol Karawang. Foto: Dok. Pribadi

KARAWANG — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menghadapi permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Langkah tersebut dilakukan melalui audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang, Selasa (1/9/2026).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Kesbangpol Kabupaten Karawang tersebut mempertemukan langsung pimpinan kedua instansi. Kepala BNN Kabupaten Karawang, Fathurrohman, hadir bersama jajaran BNNK Karawang secara lengkap. Sementara itu, pihak Kesbangpol Kabupaten Karawang dipimpin langsung oleh Mahpudin, yang juga didampingi lengkap oleh jajarannya.

Pertemuan tersebut memperlihatkan komitmen kedua instansi untuk memperkuat sinergi dalam implementasi program P4GN di Kabupaten Karawang. Salah satu pembahasan penting dalam audiensi adalah membahas peta kerawanan dan kondisi kejahatan narkotika di Kabupaten Karawang.

Perhatian terutama diarahkan pada ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang menyasar kelompok usia muda, mulai dari anak-anak, remaja, pelajar hingga mahasiswa.

Kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama. Generasi muda tidak hanya berisiko menjadi korban penyalahgunaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam mata rantai peredaran narkotika. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini dengan memperkuat peran keluarga, sekolah, kampus, lingkungan masyarakat, dan pemerintah daerah.

“Permasalahan narkotika tidak mungkin dihadapi BNN sendirian. Kita membutuhkan kekuatan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Terlebih ketika ancaman narkoba sudah menyentuh anak-anak dan kelompok usia muda, pencegahan harus menjadi gerakan bersama,” kata Fathurrohman.

Salam Karawang Maju. Foto: Dok. Pribadi

Audiensi juga menyoroti peredaran ganja sintetis yang semakin mengkhawatirkan. Dampak negatif zat sintetis tersebut menjadi perhatian karena dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan penggunanya. Perkembangan jenis maupun modus peredaran narkoba juga menuntut kemampuan pemerintah dan masyarakat untuk mengenali ancaman yang terus berubah.

Dalam pertemuan tersebut, BNNK Karawang dan Kesbangpol Kabupaten Karawang memiliki kesamaan pandangan bahwa implementasi P4GN harus dikembangkan melalui program yang terukur, berkelanjutan, dan diarahkan kepada kelompok serta wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

Melalui peran strategis Kesbangpol, sinergi dengan berbagai unsur Pemerintah Kabupaten Karawang dan elemen masyarakat diharapkan semakin kuat, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi hingga upaya menekan peredaran gelap narkotika.

Audiensi tersebut sekaligus membawa pesan penting bahwa ketika narkoba mengancam generasi muda, perlindungan terhadap Karawang harus dibangun melalui kekuatan bersama. BNN, pemerintah daerah, keluarga, sekolah, dan masyarakat harus berada dalam barisan yang sama.