BPBD Gunungkidul Mulai Dropping Air Bersih ke Lokasi Terdampak Kekeringan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul melakukan dropping air bersih di wilayah Pedukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop. Foto: BPBD Gunungkidul
zoom-in-whitePerbesar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul melakukan dropping air bersih di wilayah Pedukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop. Foto: BPBD Gunungkidul

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai melakukan dropping (distribusi darurat air bersih menggunakan truk tangki) ke wilayah terdampak kekeringan. Total sudah dua kali dropping air bersih dilakukan di Pedukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan dropping pertama dilakukan Rabu (24/6). Lalu, dropping kedua dilakukan hari ini Rabu (1/7).

"Mengulang dropping minggu lalu di lokasi yang sama Kemesu, Semugih, Rongkop. Kondisi di lokasi ada layanan PDAM tetapi bergilir satu minggu sekali," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul melakukan dropping air bersih di wilayah Pedukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop. Foto: BPBD Gunungkidul

Pada hari ini, total 40 ribu liter air bersih didropping. Di sana, ada 239 jiwa yang terdampak kekeringan.

Wilayah Rongkop jadi yang terdampak kekeringan karena kawasan di sana merupakan daerah karst. Daerah tersebut minim air permukaan.

Selama ini, selain PDAM, warga banyak mengandalkan air hujan yang ditampung di tandon saat musim penghujan.