Cak Imin Dukung Prioritas BGN Beri MBG ke Ibu Hamil-Menyusui dan Balita

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendukung penetapan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai kelompok prioritas dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, fokus pada tiga kelompok tersebut merupakan langkah yang tepat untuk mempercepat penanganan stunting sekaligus memastikan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Saya sangat menyambut baik kepemimpinan BGN yang baru, tentu dengan evaluasi cara kerja, skala prioritas. Yang paling penting adalah memilih skala prioritas,” ujar Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6).
Ketua Umum PKB itu menilai kelompok ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), dan balita merupakan sasaran yang paling membutuhkan intervensi gizi.
“Saya melihat skala prioritas Busui (ibu menyusui), Bumil (ibu hamil), balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan untuk mengatasi stunting dengan secara lebih efektif dan cepat,” katanya.
Dorong Evaluasi Tata Kelola MBG
Selain mendukung prioritas baru tersebut, Cak Imin juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan manajemen Program MBG di bawah kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
Ia berharap seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program dapat duduk bersama mencari solusi agar MBG berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan Presiden.
“Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden,” ujarnya.
Cak Imin mengatakan prioritas bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebelumnya telah dipaparkan Kepala BGN Nanik S Deyang dalam rapat yang diikutinya.
“Yang sudah saya dengar dari rapat bersama Kepala BGN ya itu tiga itu: Ibu menyusui, ibu hamil, balita,” kata Cak Imin.
Soal Siswa SMA, Tunggu Keputusan BGN
Terkait kemungkinan siswa SMA tetap menjadi penerima manfaat MBG, Cak Imin menilai anggaran yang tersedia masih memungkinkan untuk menjangkau siswa SD dan SMP. Namun, untuk jenjang SMA, ia menyerahkan keputusan tersebut kepada BGN.
“Ya itu prioritas, tapi kan dengan duit sebesar itu pasti SD dapat, SMP dapat,” ujarnya.
Meski belum memperoleh informasi terbaru mengenai detail pelaksanaan program, Cak Imin menegaskan dirinya mendukung arah kebijakan yang memprioritaskan kelompok rentan.
“Saya enggak tahu, tanya BGN lah. Saya ini perkembangan terakhirnya belum mendapatkan update ya. Tapi bahwa saya menyambut baik prioritas yang Busui, Bumil sama balita itu. Luar biasa itu,” kata Cak Imin.
