Dahnil soal Anaknya Diduga Pelaku Bullying: Tanya ICM, Sekarang Banyak Hoaks

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak buka suara terkait isu di media sosial yang mengaitkan anaknya dengan kasus dugaan perundungan atau bullying di Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Serpong, Tangerang Selatan.

Dahnil tidak menjawab secara langsung soal dugaan keterlibatan anaknya. Ia meminta persoalan tersebut dikonfirmasi kepada pihak sekolah.

"Tanya ke ICM, tanya ke sekolahnya. Kan sekarang hoaks banyak sekali," kata Dahnil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9).

Saat ditanyai apakah anak Dahnil tidak terlibat dalam kasus tersebut, Dahnil kembali menyampaikan agar hal itu ditanyakan ke sekolah.

"Hah? Banyak sekali yang ditanya, ke pihak sekolah ya," jawab Dahnil.

kumparan post embed

Isu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah unggahan mengklaim salah satu siswa yang terlibat dalam insiden perundungan di ICM merupakan anak seorang wakil menteri dengan inisial DAS. Namun, klaim mengenai identitas anak tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak sekolah.

Sementara itu, pihak ICM telah mengakui adanya insiden perundungan yang terjadi dalam kegiatan Pramuka pada akhir Agustus 2026.