Dasco soal Prabowo Puji Kritikan PDIP: Untuk Hidupkan Demokrasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai sikap Presiden Prabowo Subianto yang memberikan apresiasi terhadap kritikan PDIP merupakan bentuk penghargaan yang tulus.

Apresiasi itu sendiri diberikan Prabowo saat pidato Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5).

Dasco mengatakan pernyataan Prabowo lahir dari ketulusan dan mencerminkan penghormatan terhadap peran PDIP dalam sistem demokrasi, termasuk posisinya sebagai kekuatan politik di luar pemerintahan yang menjalankan fungsi pengawasan.

“Ya, yang disampaikan oleh Presiden tentunya kita tahu tadi, dan kalau kita lihat itu memang keluar dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, usai rapat paripurna itu.

Ia menambahkan, penghargaan yang diberikan Prabowo kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta partai tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk melalui kritik-kritik.

“Dan ucapan dan penghargaan kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawati dan kepada PDIP, itu adalah ungkapan yang tulus. Dan penghargaan terhadap apa yang kemudian disampaikan oleh Presiden untuk menghidupkan demokrasi,” ujarnya.

Dasco juga menilai kritik yang disampaikan PDIP selama ini merupakan bagian dari kontrol politik yang konstruktif dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

“Dan kemudian kritik yang membangun yang selama ini juga dilakukan oleh teman-teman PDIP di parlemen, yang sudah berjalan selama pemerintahan Presiden Prabowo,” kata Dasco.

Presiden Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, dalam Rapat Paripurna ke-19 masa persidangan V Tahun sidang 2025-2026 DPR RI, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Sebelumnya, dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada PDIP yang memilih tetap berada di luar pemerintahan untuk menjalankan fungsi pengawasan.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku kerap menerima kritik dari anggota Fraksi PDIP yang menurutnya menjadi bahan refleksi dalam menjalankan pemerintahan.

“Setiap pemimpin harus mau dikritik, diawasi, kadang sebelum tidur pilu hati saya, ini anggota PDIP ini kadang kritikan keras banget, tapi saya sadar, sebetulnya mungkin ada dasarnya,” kata Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa kritik tidak selalu bersifat negatif, melainkan bisa menjadi bentuk peringatan yang justru membantu pemerintah agar tetap berada di jalur yang tepat.

“Ada pepatah, kalau orang memperingatkan kita, kita tidak suka, tapi dia sebetulnya menyelamatkan kita,” ujarnya.