Demokrat Belum Tentukan Arah Dukungan di 2029: Fokus Kawal Program Kerja Prabowo

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan partainya belum membahas sikap politik untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, termasuk kemungkinan kembali mengusung Presiden Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Saat ini, Demokrat masih fokus menyelesaikan konsolidasi internal dan mengawal pelaksanaan program kerja pemerintahan Prabowo.
“Demokrat belum bicara pilpres, kami masih menuntaskan konsolidasi internal musda dan muscab, serta fokus mensukseskan program kerja Presiden Prabowo,” kata Herman saat dikonfirmasi, Senin (12/10).
Herman mengatakan, Pilpres 2029 masih cukup jauh sehingga Demokrat belum menentukan sikap terkait kontestasi politik tersebut.
Menurutnya, partai saat ini memprioritaskan agenda internal sekaligus memastikan program kerja Presiden Prabowo dapat berjalan.
Ia juga menyinggung revisi Undang-Undang Pemilu yang masih berproses. Karena itu, Demokrat memilih untuk berkonsentrasi mengawal program kerja pemerintah sebelum membicarakan langkah politik untuk pemilu mendatang.
“2029 masih cukup waktu, undang-undangnya saja masih proses revisi, jadi kami lebih fokus mengawal program kerja Presiden Prabowo,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia merespons sikap Presiden ke-7 Jokowi yang tampak tak lagi secara tegas menggaungkan pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua periode.
Ia mengatakan Golkar masih fokus membantu menyukseskan pemerintahan Prabowo.
“Ya, sejak tahun akhir 2024, standing position Golkar kan jelas. Bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10).
Doli menjelaskan, Golkar baru menetapkan Prabowo sebagai calon presiden. Sementara penentuan calon wakil presiden akan dilakukan mendekati pendaftaran capres dan cawapres serta dibicarakan bersama partai politik pengusung.
“Dan ketika ditanya, kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, ya. Untuk penetapan atau penentuan dan penetapan calon wakil presiden, itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang pendaftaran capres dan cawapres,” kata Doli.
“Karena apa? Karena itu akan dibicarakan terlebih dahulu oleh partai-partai politik pengusungnya,” sambung dia.
Menurut Doli, saat ini belum diketahui partai politik mana saja yang nantinya akan menjadi pengusung pada Pilpres 2029. Karena itu, Golkar belum menentukan siapa yang akan menjadi cawapres Prabowo.
“Dan yang kedua, biasanya penetapan calon wakil presiden itu adalah titik akhirnya adalah presiden. Si yang mau kita usung, calon presiden yang mau kita usung,” jelas Doli.
