Desa Tampung Gandeng KKN 94 UINSA Gelar Santunan Anak Yatim Peringatan Muharram

Mahasiswa KKN UINSA Kelompok 94 di Desa Tampung, Rembang, Pasuruan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKN 94 UINSA Desa Tampung, Rembang, Pasuruan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Acara santunan anak yatim yang berlokasi di Balai Desa Tampung Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan dilaksanakan setiap tahun yang bertepatan pada 10 Muharram.

Tanggal 24 Juni 2026 Perangkat Desa Tampung Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan mengadakan acara santunan anak yatim yang berlokasi di Balai Desa Tampung Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Kegiatan santunan anak yatim dilaksanakan setiap tahun yang bertepatan pada 10 Muharram yang sudah manjadi bentuk kepedulian perangkat dan masyarakat desa kepada anak-anak yatim. “Acara 10 Muharram itu semenjak bapak kepala desa yang sekarang menjabat telah dilaksanakan selama 4 tahun berturut-turut. kepedulian ini berawal dari dusun tampung selatan, kemudian acara santunan berasal dari uang pribadi dan atas inisiatif bapak kepala desa sendiri”. Tutur Muhammad Subadar, selaku perangkat Desa sekaligus panitia santunan anak yatim. Tujuan Kegiatan Santunan Anak Yatim Desa Tampung
Menurut Subadar, kegiatan ini dihadiri oleh 24 anak yatim, yang berasal dari 4 dusun yakni, Krajan, Tampung Barat, Tampung Selatan dan Pejaten, namun terdapat 2 anak yatim tambahan berasal dari Desa Pajaran,sehingga total 26 Anak Yatim. Acara ini dihadiri oleh perangkat Desa, para donatur, Masyarakat Desa Tampung, serta Mahasiswa KKN 94 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) yang berpartisipasi memeriahkan jalannya acara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan bantuan kepada anak-anak yatim agar mereka merasakan perhatian, kasih sayang, serta semangat dari masyarakat sekitar. “Tujuannya itu bentuk shodaqoh terhadap anak yatim agar tidak nelangsa”. Tutur lebih lanjut oleh Muhammad Subadar. Kegiatan ini diawali dengan melantunkan sholawat Al-banjari sebagai pra-acara untuk memeriahkan sebelum acara dimulai. Dilanjutkan adanya penampilan grup drumband "Putra Sakera", salah drumband khas Desa Tampung, sebagai pengiring kedatangan Anak Yatim. Setelah itu, dilanjut memberikan santunan kepada anak-anak yatim, dimulai dari perangkat desa dan para donatur, dilanjut mahasiswa KKN 94 UINSA dan masyarakat yang ingin bershodaqoh. Berakhir dengan doa dan harapan mulia.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN 94 UINSA ikut berkontribusi dalam mengkoordinasi diluar dan didalam Balai Desa. Selain itu, Mahasiswa berperan dalam membantu mengarahkan anak yatim ke tempat yang sudah disediakan dan mahasiswa membantu dalam mendokumentasi kegiatan serta memberikan santunan kepada anak yatim. Manfaat Kegiatan Santunan Anak Yatim Desa Tampung
Kegiatan ini memberikan manfaat kepada anak yatim, karena anak yatim menerima bantuan serta mendapat perhatian yang dapat menambah semangat mereka. Bagi mahasiswa KKN kegiatan ini sangat menarik karena mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat melalui aksi nyata. “Manfaatnya, intinya untuk memuliakan dan membahagiakan anak yatim”, ujar Subadar. Salah satu mahasiswa KKN 94 UINSA mengungkapkan perasaannya pada saat kegiatan tersebut. "Saya merasa sangat terharu dan ingin menangis saat melihat anak anak diberikan santunan dari orang perangkat desa dan donatur", ujarnya. Melalui kegiatan Santunan Anak Yatim ini, diharapkan semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kolaborasi antara perangkat desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN 94 UINSA menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi lingkungan sekitar. Author :
1. Zulfi Al Hanif Ramadhani
2. Sofi Maharani
KKN 94 UINSA
