Diantar Eks Pacar & Ibunya dari Bekasi, Meila Dijemput Keluarga di Leuwipanjang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi saat memberikan keterangan terkait kepulangan Meila, Selasa (21/7/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi saat memberikan keterangan terkait kepulangan Meila, Selasa (21/7/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Meila Nurpadilah (23), perempuan asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya kembali ke keluarganya setelah sempat menghilang sekitar sepekan. Polisi mengungkap, korban diantar oleh mantan pacarnya bersama ibu dari pria tersebut dari Bekasi menuju Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung.

Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi, mengatakan kepulangan Meila telah dipastikan pada Selasa (21/7/2026). Korban telah kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat.

"Hari ini sudah terkonfirmasi bahwa yang selama ini dicari sama kita, yang diduga dibawa sama mantan pacarnya, telah kembali. Alhamdulillah dengan kondisi selamat, mungkin ada sedikit trauma selama satu minggu ini," ujar Fakhmi, Selasa (21/7).

Menurut Fakhmi, selama proses pencarian polisi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian di wilayah lain hingga perangkat desa tempat terduga pelaku berada.

"Selama ini juga kita sudah berupaya untuk mengkomunikasikan, baik ke polsek setempat maupun ke RT setempat. Sampai akhirnya dari pihak kami juga, terutama Pak RT di sana mengimbau untuk dipulangkan," katanya.

Meila Nurpadilah, wanita yang diduga diculik mantan pacarnya sudah kembali ke rumahnya di Cililin, Kabupaten Bandung, Selasa (21/7/2026). Foto: Abisatya Ramdhani/kumparan

Polisi menyebut, berdasarkan keterangan Meila, sebenarnya ada niat dari pihak terduga pelaku untuk memulangkan korban. Namun, kepulangan itu sempat tertunda karena terkendala biaya perjalanan.

"Tadi sudah disampaikan juga sama Mei bahwa betul niat untuk dipulangkan, namun terkendala karena ongkos. Jadi menunggu beberapa waktu. Setelah ada ongkos, kemudian dikonfirmasi. Hari ini alhamdulillah kembali ke keluarganya," jelas Fakhmi.

Fakhmi mengungkapkan, sebelum Meila dipulangkan ke Bandung, pihak keluarga terduga pelaku telah difasilitasi oleh jajaran Polsek Baturaja Timur, Sumatera Selatan. Polisi setempat turut melakukan pendampingan dan komunikasi dengan keluarga terduga.

"Pihak keluarga sudah difasilitasi sama pihak Polsek Baturaja Timur untuk pendampingan ketemu keluarga," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima penyidik, pada Selasa pagi Meila berangkat dari Bekasi menuju Bandung bersama terduga pelaku, Reza, dan ibu dari pria tersebut.

"Per tadi pagi, pihak keluarga, ibunya sama Reza beserta Mei itu diantar ke sini. Kemudian dari Bekasi, rombongan itu janjian di Leuwipanjang," kata Fakhmi.

Namun, setibanya di Terminal Leuwipanjang, terduga pelaku bersama ibunya tidak menemui keluarga korban. Keduanya turun lebih dulu sebelum Meila melanjutkan perjalanan hingga akhirnya dijemput oleh pamannya.

"Di Leuwipanjang, si terduga ini, Reza dengan ibunya turun terlebih dahulu. Kemudian Mei baru sampai ke terminal dan dijemput pamannya," ungkapnya.

Fakhmi memastikan Meila tidak bertemu dengan keluarga saat masih bersama terduga pelaku. Penjemputan dilakukan setelah korban tiba di terminal oleh pamannya.

Meski Meila telah kembali ke rumah, Polsek Cililin masih mendalami kasus tersebut. Polisi akan meminta keterangan lebih lanjut dari korban dan sejumlah pihak untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Meila sempat menghilang selama beberapa hari.