Konten dari Pengguna

Digitalisasi Promosi Travel Umrah: Bukan Sekadar Membuat Konten

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Fahruddin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber : Muhammad Fakhruddin
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : Muhammad Fakhruddin

Perkembangan teknologi digital membuat cara masyarakat memperoleh informasi ikut berubah. Media sosial kini menjadi salah satu tempat yang sering digunakan untuk mencari berbagai informasi, termasuk informasi mengenai perjalanan Umrah.

Perubahan tersebut juga saya temui ketika menjalani kegiatan magang di salah satu perusahaan perjalanan Haji dan Umrah di Yogyakarta. Selama magang, saya mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pembuatan desain dan konten digital yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Awalnya, saya menganggap pembuatan konten hanya berkaitan dengan bagaimana membuat desain yang menarik. Namun, setelah terlibat langsung, saya menyadari bahwa ada hal lain yang perlu diperhatikan, yaitu bagaimana sebuah informasi dapat disampaikan dengan sederhana dan mudah dipahami.

Dalam konten mengenai perjalanan Umrah, misalnya, informasi mengenai layanan, fasilitas, maupun kegiatan perusahaan perlu dikemas dengan tepat. Calon jamaah tidak hanya membutuhkan tampilan visual yang menarik, tetapi juga informasi yang jelas sebelum menentukan pilihan.

Hal lain yang saya temukan adalah pentingnya perencanaan. Konten yang dibuat tanpa perencanaan dapat membuat informasi yang disampaikan menjadi kurang terarah. Karena itu, menentukan topik dan tujuan konten sebelum proses desain menjadi salah satu hal yang menurut saya cukup penting.

Media sosial juga tidak harus selalu digunakan untuk menawarkan suatu produk. Menurut saya, perusahaan dapat memanfaatkannya untuk memberikan informasi yang memiliki manfaat bagi masyarakat, seperti tips persiapan Umrah, perlengkapan yang perlu dibawa, maupun informasi umum mengenai perjalanan ibadah.

Dari pengalaman tersebut, saya mulai memahami bahwa digitalisasi dalam pemasaran bukan hanya tentang memindahkan promosi ke media sosial. Ada proses untuk memahami kebutuhan audiens, memilih informasi yang relevan, kemudian menyampaikannya melalui media yang sesuai.

Bagi saya, pengalaman ini menjadi salah satu pembelajaran penting selama menjalani magang. Dunia digital memberikan banyak peluang untuk berkomunikasi dengan masyarakat, tetapi peluang tersebut akan lebih berarti ketika digunakan untuk menyampaikan informasi yang jelas, relevan, dan bermanfaat.