Dishub DKI Koordinasi dengan Pengelola Mal, Adakan Shelter Parkir Buat Ojol

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadishub Budi Awaludin saat ditemui di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadishub Budi Awaludin saat ditemui di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berkoordinasi dengan aplikator ojek online (ojol) dan pengelola gedung mal untuk menyediakan shelter bagi pengemudi ojol.

Fasilitas itu disiapkan agar pengemudi bisa menunggu pesanan tanpa harus menggunakan area parkir gedung.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan asosiasi parkir untuk membahas penyediaan shelter tersebut.

“Kalau memang sudah ada shelter, kan memang mereka bisa sementara di shelter tersebut, ya, dan bisa apa namanya, masuk ke gedung dan juga nggak perlu pakai parkir gitu. Tapi memang ada tempat shelter,” kata Budi saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (11/10).

“Kita juga sudah melakukan apa namanya, koordinasi, ya, rapat intens dengan APPBI, dengan asosiasi parkir, ya, terkait perlunya para ojol itu ada shelter, seperti itu,” ujarnya

Budi mengatakan, saat ini kebijakan parkir bagi pengemudi ojol di sejumlah gedung masih berbeda.

“Ada beberapa yang memang juga menerapkan itu,” ujarnya

Menurutnya, ada pengelola yang memberikan parkir gratis, tetapi ada pula yang masih mengenakan biaya.

“Mereka ada yang gratis dan ada juga yang memang masih menerapkan berbayar, seperti itu,” ujarnya.