Dokter Forensik Ungkap Waktu Kematian Wanita di Serang Tewas Tergantung
·waktu baca 2 menit

Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten, Dr Donald Rinaldi mengungkap perkiraan waktu kematian wanita yang ditemukan tewas tergantung di kebun milik warga di Kampung Pakel Mesjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Menurut Dr Donald, diperkirakan lama kematian korban sudah lebih dari 4 hari sebelum ditemukan oleh warga lantaran kondisinya sudah mulai membusuk dan mengeluarkan cairan berwarna hitam pekat.
"Kalau dilihat dari pembusukannya itu kan sudah pembusukan lanjut yang ditandai dengan adanya belatung. Itu sekitar 5 sampai 7 hari (lama kematiannya) karena ada belatung. Kalau busuk aja mungkin bisa 2 sampai 3 hari. Tapi kalau sudah ada belatung, intinya lebih dari 4 hari," kata Dr Donald, Rabu (20/5).
Sebelumnya, pihak keluarga korban mengaku bila korban sudah dinyatakan hilang dari rumah selama sepekan sebelum ditemukan meninggal dengan leher tergantung ke sebuah pohon dengan kondisi tubuh dipenuhi cairan berwarna hitam pekat.
"Iya sudah hilang kabar dari Minggu (11/5) lalu," kata salah seorang keluarga korban, Selasa (19/5).
Andri menduga, kematian korban merupakan kasus pembunuhan karena ada sejumlah luka memar di sejumlah bagian tubuh meski saat ditemukan dalam keadaan leher tergantung ke pohon di kebun milik warga.
"Ada memar di bagian tubuh. Keluarga curiga korban ini dibunuh," ujar Andri.
