Dua Ular Piton Mati Terpanggang Akibat Karhutla di Jambi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ular piton mati terpanggang dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Kamis (27/8/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ular piton mati terpanggang dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Kamis (27/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dua ekor ular piton mati terpanggang dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Desa Rawasari, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Kamis (27/8). Bangkai ular itu ditemukan petugas Manggala Agni Bukit Tempurung saat proses pemadaman.

Anggota Manggala Agni Bukit Tempurung, Salman, mengatakan kedua ular piton yang ditemukan memiliki ukuran cukup besar.

“Ada dua ular piton, ukurannya sekitar 3,5 meter dan 1,5 meter,” kata Salman, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, kedua ular tersebut ditemukan dalam kondisi sudah mati akibat terbakar. Lokasi penemuan berada di kawasan lahan gambut dalam yang terdampak kebakaran.

Selain ular piton, petugas juga menemukan berbagai jenis hewan lain di sekitar lokasi kebakaran, seperti serangga dan kalajengking.

Petugas masih melakukan pemadaman di sejumlah titik api untuk mencegah kebakaran meluas dan kembali membakar kawasan gambut di Teluk Dawan.