Dubes RI untuk Malaysia soal Dugaan ART WNI Dianiaya: Langsung Ditindaklanjuti

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (6/7/2025). Foto: Bagus Ahmad Rizaldi/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Calon Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (6/7/2025). Foto: Bagus Ahmad Rizaldi/ANTARA

Dubes LBBP RI untuk Malaysia, Raden Dato Mohammad Iman Hascarya, buka suara soal kasus dugaan penganiayaan yang menimpa warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia. Dugaan penganiayaan ini viral di media sosial.

Berdasarkan informasi dari Perwakilan Republik Indonesia di Johor Bahru, kasus ini terungkap setelah seorang korban berinisial YY melaporkan dugaan tindak kekerasan fisik yang dialaminya kepada layanan KSATRIA KJRI Johor Bahru pada 13 Juni 2026.

Dalam laporannya, YY juga menyampaikan bahwa ART WNI lainnya, yaitu YA dan SH, diduga mengalami perlakuan serupa. Dubes Iman pun menyebut kasus ini menjadi perhatian pihaknya.

"Dapat kami sampaikan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian dan langsung ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di KJRI Johor Bahru ketika mendapat laporan pengaduan pada tanggal 13 Juni dari WNI yang menjadi korban tindakan kekerasan," ucap Iman melalui Instagram @indonesiainkualalumpur pada Senin (15/6).

"Seiring berjalannya waktu, kasus kemudian menjadi viral dengan adanya video rekaman yang beredar, sehingga semakin membantu kami di sini untuk mendorong berbagai pihak membantu penyelesaian kasus dengan segera dan tuntas," tambahnya.

Ia pun mengapresiasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru yang telah cepat menangani kasus ini.

"Apresiasi saya yang besar saya berikan kepada tim KJRI Johor Bahru yang dengan sigap memberikan bantuan perlindungan dan pendampingan kepada ketiga WNI dimaksud. Terima kasih juga kepada pihak Kepolisian Johor Bahru yang turut membantu dalam penanganan kasus ini," tambahnya.

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Iman mengimbau agar setiap WNI yang mau bekerja di Malaysia agar memakai jalur resmi agar dapat dijamin keamanannya.

"Terakhir, saya tak henti-hentinya ingin menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang ingin bekerja di Malaysia untuk menggunakan jalur penempatan yang resmi dan sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku," ucap Iman.

"Untuk memastikan keamanan WNI pencari kerja di sini dan juga membantu kami perwakilan RI Malaysia untuk dapat senantiasa memberikan dukungan dan perlindungan hukum serta ketenagakerjaan dan pendampingan yang lebih optimal," tandasnya.