Konten dari Pengguna

Dzikir dan Doa Sesudah Sholat Tahajud Bisa Dihafal Sekarang

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 7 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Berdoa. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Berdoa. Sumber: Freepik.com

Doa dan zikir sesudah salat Tahajud bisa dibaca agar setiap Muslim semakin mendekatkan diri pada Allah SWT. Doa akan semakin mudah dihafalkan apabila kita bersungguh-sungguh dalam membacanya.

Anda bisa menggunakan cara yang paling ampuh untuk menghafalnya, yaitu dengan dibaca secara berulang-ulang. Tip ini juga akan membuat Anda semakin semangat untuk melaksanakan Salat Tahajud.

Apa yang Dibaca Setelah Salat Tahajud?

Salat tahajud sendiri dilakukan di sepertiga malam artinya lepas tengah malam hingga Subuh. Sehabis Salat Tahajud Anda bisa melafalkan zikir untuk mendapatkan rizki dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Pertama, bisa membaca bacaan berikut.

Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih.

Artinya: "Saya memohon kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Hidup dan Berdiri dan saya bertobat pada-Nya".

Bisa dibaca terus-menerus setelah melakukan Salat Fardu sekalipun agar mudah menghafalnya. Selain itu Anda juga bisa memahami arti dari bacaan zikir di atas.

Selanjutnya baca bacaan zikir berikut ini untuk lebih menenangkan hati. Anda bisa menyiapkan kertas, tulis bacaan zikir dan baca di waktu luang secara terus menerus.

Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta.

Artinya: “Ya Allah! Engkaulah Rabbku, Tak ada Tuhan yang berhak disembah selain-Mu, Engkaulah Yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, aku berada di atas ikatan dan janji-Mu selama aku mampu, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan yang aku perbuat, aku mengakui kepadaMu atas nikmatMu kepadaku, dan aku juga mengakui kepadaMu dosa-dosaku, maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau”

Sudah selesai membaca zikir saatnya melakukan doa untuk bermunajat kepada Allah dengan segala kerendahan hati.

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal antal haqqu, wa wa'dukal haqqu, wa liqaa'uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqquw wannaaru haqquw wan-nabiyyuuna haqquw wa Muhammadun shallallahu 'alaihi wa sallama haqquw wassaa'atu haqq.

Artinya : "Ya Allah bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad Saw adalah benar serta hari kiamat adalah benar."

Allaahumma laka aslamtu wa bika aamantu wa 'alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qoddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a'lantu wa maa anta a'lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu'akhkhiru laa ilaaha anta. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Ya Allah hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepadaMu-lah aku beriman, kepadaMu-lah aku bertawakal, hanya kepadaMu-lah aku kembali (bertobat), kepada-Mu-lah aku mengadu, dan kepadaMu-lah aku meminta keputusan, maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang kemudian serta apa yang kusembunyikan dan yang kulakukan dengan terang-terangan dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku, Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah."

Baca juga: Zikir dan Doa Sesudah Salat Tahajud yang Bisa Diamalkan

Surat Apa Saja yang Dibaca Setelah Salat Tahajud?

Ilustrasi berzikir seusai melaksanakan salat tahajud. Foto: Pexels.com

Salat tahajud merupakan salat sunah yang dilaksanakan setelah tidur dengan jumlah rakaat yang tak terbatas. Dalam melaksanakan salat tahajud, setiap muslim diperbolehkan membaca surah-surah pendek dan surah lainnya yang sudah dihafal dan terdapat di dalam Al-Qur'an.

Dengan begitu, tidak ada ketentuan khusus yang mengatur surah yang dibaca saat melaksanakan salat tahajud. Contohnya umat Islam dapat membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, Al-Kafirun, Al-Insyirah, dan surah lainnya.

Apakah Salat Tahajud 2 Rakaat Harus Ditutup Dengan Witir?

Selain tahajud, salat sunah yang dilakukan setelah tidur adalah salat witir. Sering kali seorang muslim bertanya, apakah salat tahajud 2 rakaat harus ditutup dengan witir? Berikut ini jawabannya.

Salat witir sendiri ialah salat sunah dengan jumlah rakaat ganjil yang dijalankan sebagai penutup ibadah salat sunah hari itu. Salat ini dapat dijalankan usai selesai menjalankan salat tahajud.

Merujuk hal tersebut, tidak ada dalil yang mewajibkan umat Islam untuk melaksanakan salat witir setelah salat tahajud. Namun hal ini dianjurkan karena memiliki keutamaan bagi setiap muslim yang menjalankannya.

Salat witir idealnya dijalankan dalam tiga rakaat. Akan tetapi jika kondisi fisik tak memungkinkan, kamu bisa menjalankannya dengan 1 rakaat.

Adapun niat salat witir 1 dan 3 rakaat yang dapat kamu baca, yaitu:

1. Niat Salat Witir 1 Rakaat

صَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya, "Aku niat salat sunah witir satu rakaat karena Allah ta'ala."

2. Niat Salat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka'âtin mustaqbilal qiblati adâ'an lillâhi ta'âlâ

Artinya, "Aku menyengaja salat sunah salat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Bagaimana Cara Salat Tahajud dan Bacaannya?

Ilustrasi sholat tahajud. Foto: Unsplash.com

Berikut tata cara salat tahajud yang dikutip dari buku 10 Kesaksian Pengamal Tahajud karya Hendri Kusuma Wahyudi, Lc.

1. Membaca Niat Salat

Niat salat Tahajud bisa diucapkan dalam hati, berbarengan dengan takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan setara bahu sambil bertabkir untuk memulai salat). Bacaan niat salat Tahajud sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku menyengaja salat sunah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”

2. Membaca Doa Iftitah

Setelah membaca niat, setiap Muslim bisa membaca doa Iftitah.

3. Membaca Surah Al-Fatihah

Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah.

4. Membaca Salah Satu Surah dalam Al-Qur'an

Selanjutnya, setiap Muslim bisa membaca salah satu surah dalam Al-Qur'an. Afdalnya ketika rakaat pertama membaca surah Al-Kafirun dan rakaat kedua membaca surah Al-Ikhlas

5. Rukuk

Salat dilanjutkan dengan rukuk sambil membaca tasbih tiga kali.

6. Iktidal

Kemudian, baca iktidal sambil membaca bacaannya.

7. Sujud pertama

Umat harus sujud pertama sambil membaca tasbih tiga kali.

8. Duduk antara dua sujud

Dilanjutkan dengan duduk antara dua sujud sambil membaca bacaan.

9. Sujud yang kedua

Salat dilanjutkan dengan sujud yang kedua sambil membaca tasbih tiga kali.

10. Salam

Jika kamu sudah melakukannya sebanyak 2 rakaat, salat dapat diakhiri dengan salam ke arah kanan dan kiri secara berurutan.

Berapa Banyak Bacaan Setelah Salat Tahajud?

Ilustrasi sholat tahajud. Foto: Unsplash.com

Zikir adalah ungkapan pujian kepada Allah SWT dan berfungsi untuk lebih meyakinkan hambaNya bahwa Yang Maha Pemberi akan memberi yang terbaik sesuai ketetapan-Nya. Sejumlah hadis bahkan menyebutkan zikir sebagai amalan yang paling baik di sisi Allah SWT.

Menurut Buku Panduan Sholat, Doa, dan Dzikir oleh Ustaz A Solihin As Suhaili, 2019, zikir juga diharapkan dapat membuat kita senantiasa berhusnuzon dan berpikir positif. Zikir juga menjadi kegiatan di waktu luang yang bermanfaat.

Baca juga: Doa Tahajud dan Zikir yang Harus Dihafalkan

Berapa Kali Membaca Zikir Setelah Salat?

Umumnya, zikir setelah salat tahajud ataupun salat sunah dan wajib lainnya dilakukan sebanyak 33 kali. Selain itu, umat Islam juga bisa mengamalkan zikir dalam kelipatan ganjil, seperti 3 kali, 5 kali, dan seterusnya.

Zikir Apa Saja yang Dibaca Setelah Salat?

Adapun zikir yang bisa dibaca setelah selesai salat, yaitu:

  1. Istigfar (Astagfirullahal’azim) 3 Kali : Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

  2. Tasbih (Subhanallah) 33 Kali: Maha Suci Allah.

  3. Tahmid (Alhamdulillah) 33 Kali: Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

  4. Takbir (Allahu Akbar) 33 Kali: Allah Maha Besar.

  5. Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahuu Laa Syariika Lah, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Wa Huwa’Alaa Kulli Syai’in Qadhir. Artinya: “Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang mempunyai kekuasaan dan kerajaan yang memerintahkan, bagi-Nya segala puji-pujian yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”

Semoga bacaan doa dan zikir dapat semakin meningkat keimanan kita kepada Allah SWT. Baca setiap hari, ya!

(AA dan FNS)