El Chapo Minta Dipulangkan ke Meksiko, Sebut Hukuman di AS Kejam
·waktu baca 1 menit

Gembong narkoba Meksiko Joaquin “El Chapo” Guzman meminta pengadilan Amerika Serikat (AS) mengembalikannya ke negara kelahirannya, Senin (4/5). Hal itu tertuang dalam sebuah dokumen pengadilan.
El Chapo dihukum penjara seumur hidup di AS. Ia menyebut hukumannya tersebut sebagai tindakan kejam.
Ia diekstradisi ke AS pada 2017 lalu setelah dua kali kabur dari penjara Meksiko. Kini, pria yang dihukum atas kasus perdagangan narkoba dan pencucian uang itu ditahan di penjara dengan pengamanan maksimal di Colorado.
Lewat surat yang ditujukan ke Pengadilan Distrik New York bagian Timur, El Chapo meminta agar haknya untuk kembali ke Meksiko dihormati oleh otoritas AS.
Dalam surat itu, El Chapo tidak menjelaskan apakah dirinya akan melanjutkan sisa hukumannya di Meksiko atau tidak.
“Ini adalah surat sopan (tentang) bukti kuat yang tidak terbukti dalam kasus saya,” tulis El Chapo dalam suratnya seperti dikutip dari AFP.
Ini bukan pertama kalinya El Chapo mengeluhkan kondisinya di dalam penjara. Ia sebelumnya pernah menulis surat ke otoritas AS yang berisi keluhan atas kondisi sel yang buruk, isolasi, hingga kurangnya kunjungan keluarga.
