Floating Market Lembang Jadi Primadona saat Long Weekend May Day

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (2/5/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (2/5/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Suasana libur panjang May Day dimanfaatkan wisatawan untuk berlibur ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu destinasi yang dipadati pengunjung adalah Floating Market Lembang.

Sejak pagi, area wisata yang mengusung konsep pasar terapung ini terlihat ramai oleh keluarga, rombongan wisatawan, hingga pasangan muda yang menikmati waktu libur bersama. Antrean tampak di sejumlah wahana dan spot kuliner favorit.

Lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak awal long weekend. Cuaca cerah dan udara sejuk Lembang membuat aktivitas wisata berlangsung nyaman sepanjang hari.

Beragam wahana seperti perahu air, taman kelinci, serta area foto tematik menjadi daya tarik utama. Konsep jajanan tradisional yang dijajakan di atas perahu juga tetap menjadi magnet bagi wisatawan.

Salah satu pengunjung, Nita Ferita (52), rombongan kader posyandu dari Rangkasbitung, Banten, mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk menikmati suasana Floating Market.

“Berangkatnya dari semalam jam 9. Kita kunjungan dulu ke Ciater. Datang jam 3 pagi, lalu jam 8 langsung ke Floating Market,” ujarnya, Sabtu (2/5).

Suasana Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (2/5/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Ia mengaku terkesan dengan konsep wisata yang dinilainya unik.

“Barusan saya lihat-lihat, asik juga ya. Suasana foto-fotonya kayak di Jepang. Jadi suasananya benar-benar mengasyikkan buat pengunjung,” katanya.

Menurut Nita, tak hanya suasananya yang menarik, pilihan makanan di lokasi juga sesuai dengan selera rombongannya.

“Makanannya juga oke, bisa sesuai dengan mulut kita, sesuai dengan selera,” ucapnya.

Rombongan yang datang bersamanya berjumlah 54 orang dalam satu bus. Ia mengetahui destinasi ini dari media sosial.

“Saya tahu Floating Market dari TikTok saja. Jadi yang tadinya tidak tahu, sekarang jadi tahu. Ternyata tempat ini punya daya tarik tersendiri,” tuturnya.

Nita membandingkan pengalaman wisatanya dengan daerah asalnya di Kabupaten Lebak.

“Kalau di Baduy kan tidak ada yang seperti ini. Jadi ini baru pertama kali saya ke sini, begitu menarik,” katanya.

Usai dari Floating Market, rombongan berencana melanjutkan perjalanan sebelum kembali ke Rangkasbitung pada sore hari.

“Nanti dari sini kita ke Al Jabbar, habis itu langsung pulang,” ujarnya.

Suasana Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (2/5/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Ia pun mengaku meski sering ke Bandung, baru kali ini mengunjungi Floating Market.

“Ke Bandung saya sering, tapi baru pertama ke tempat ini. Pengunjung juga kelihatan excited melihat keindahan tempat ini. Saya terkesan banget,” pungkasnya.