Foto: Cisadane Jadi Arena Bermain Anak Saat Kemarau

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sejumlah anak mandi dan bermain di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Jembatan Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2026).

Saat musim kemarau, debit air yang lebih rendah dan kondisi sungai yang terlihat jernih membuat lokasi tersebut menjadi tempat bermain bagi anak-anak sekitar.

Aktivitas bermain di sungai disebut lebih ramai pada akhir pekan. Sementara pada hari sekolah, anak-anak biasanya datang setelah menyelesaikan kegiatan belajar.

Di sekitar lokasi, belum terlihat adanya tanda larangan atau peringatan yang mengimbau warga, khususnya anak-anak, untuk tidak berenang di sungai.

Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat Sungai Cisadane memiliki arus yang dapat berubah sewaktu-waktu. Sebelumnya, seorang remaja berusia 13 tahun meninggal dunia setelah terseret arus saat berenang di Sungai Cisadane pada Sabtu (25/7/2026).

Meski kondisi air tampak lebih tenang dan jernih saat kemarau, aktivitas berenang di sungai tetap memiliki risiko, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan.

Seorang anak bermain di Sungai Cisadane, di bawah Jembatan Keranggan, Tangerang Selatan, saat debit air menurun pada musim kemarau, Rabu (19/8/2026). Foto: Akbar Mubarak/kumparan