Foto: Jembatan Jalan Raya Pertama Korut–Rusia Dibuka
Korea Utara dan Rusia membuka jembatan jalan raya pertama yang menghubungkan kedua negara pada Senin (7/9). Jembatan yang membentang di atas Sungai Tumen ini dianggap kedua belah pihak sebagai tonggak penting dalam kemitraan strategis mereka.
Jembatan ini terletak tidak jauh dari "Jembatan Persahabatan" yang sudah ada sebelumnya, yakni jembatan kereta api yang sudah beroperasi pada tahun 1959 setelah Perang Korea.
Keberadaan jembatan jalan raya ini menambah konektivitas antara Pyongyang dan Moskow selain lewat jalur penerbangan dan kereta api.
Dikutip dari Reuters, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyatakan bahwa jembatan ini diharapkan dapat mendorong pembangunan di berbagai bidang antara kedua negara, termasuk pariwisata serta menciptakan lapangan kerja baru.
Jembatan ini dinamai menurut nama perwira tentara Soviet, Yakov Novichenko, yang menyelamatkan nyawa pendiri negara Korea Utara, Kim Il Sung.
Dalam sebuah rapat umum di Pyongyang pada 1 Maret 1946, Novichenko melindungi Kim dengan tubuhnya sendiri saat sebuah granat tangan dilemparkan ke arah pemimpin tersebut. Sang perwira mengalami luka parah namun berhasil selamat.
Pembangunan jembatan ini telah dibahas selama bertahun-tahun. Namun, pembangunannya baru dilakukan pada April 2025 setelah kesepakatan pembangunan dicapai dalam kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Korea Utara pada tahun 2024.
Hubungan kedua negara semakin erat sejak dimulainya perang di Ukraina pada tahun 2022. Pyongyang mengirimkan ribuan tentara ke wilayah Kursk, Rusia, untuk membantu memukul mundur serangan lintas batas Ukraina yang terjadi di wilayah tersebut pada tahun 2024.
