Foto: Kabut Asap Makin Pekat, Kasus Gangguan Pernapasan di Pontianak Melonjak
Jihan Fahira (8), terbaring lemah di dalam rumahnya, di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan, di Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, 14 September 2026.
Kondisi ini ia alami akibat gangguan kesehatan, mulai dari batuk, sakit tenggorokan, hingga demam di karenakan terpapar oleh kabut asap tebal menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Dikutip dari Reuters, Kepala klinik kesehatan masyarakat di Pontianak, Popong Solihat, mengatakan jumlah kunjungan warga dengan keluhan penyakit pernapasan meningkat akibat kebakaran.
"Jumlah kunjungan untuk kasus penyakit pernapasan meningkat akibat kebakaran," ujar Popong.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, lebih dari 12,5 juta orang telah terpapar kabut asap akibat kebakaran di tujuh provinsi di Kalimantan dan Sumatra.
Jumlah warga yang mengalami penyakit pernapasan terkait kebakaran hutan di wilayah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat. Tercatat 113.336 kasus pada 9 September, dibandingkan 50.891 kasus pada 1 September.
Dalam 11 hari pertama September, klinik yang dikelola Solihat menangani 187 kasus kesulitan bernapas. Jumlah tersebut mendekati setengah dari 422 kasus yang ditangani sepanjang Agustus.
"Dan kunjungan harian sekarang bisa berkisar antara 80 hingga 120," tambahnya.
