Gempa M 5,2 yang Guncang Flores NTT akibat Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (19/8) sekitar pukul 10.13 WIB.
BMKG melaporkan, gempa tersebut berpusat di 50 Km arah timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 10 km. BMKG memastikan gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Belum ada laporan dampak akibat gempa tersebut. Gempa ini juga turut dirasakan di Palue, Sikka; Wewaria, Ende (Skala IV MMI), Maukaro, Ende (Skala III MMI).
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr Wijayanto mengungkapkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) .
Gempabumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB.
Hingga tanggal 19 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2928 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M 6,2.
