Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km Siang Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Rabu (1/7/2026). Foto: Dok. BPPTKG
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Rabu (1/7/2026). Foto: Dok. BPPTKG

Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada siang hari ini, Rabu (1/7).

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 01/07/2026, pukul 13:05 WIB," tulis keterangan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Awan panas guguran yang terjadi di gunung yang berada di antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini mencapai 2 kilometer.

"Estimasi jarak luncur 2.000 meter dengan amplitudo maksimal 52,12 mm durasi 171,16 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih)," terangnya.

Sampai saat ini, status Gunung Merapi tidak berubah, yaitu level III atau siaga.

Potensi bahaya dari status ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya yaitu Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Lalu, pada sektor tenggara potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Apabila terjadi letusan eksplosif maka lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.