Gus Ipul Minta Seluruh Kepsek Perkuat SOP Sekolah Rakyat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta para kepala Sekolah Rakyat memperkuat standar operasional prosedur (SOP) serta mengenali dengan baik seluruh sumber daya manusia (SDM), mulai dari siswa, guru, wali asuh dan wali asrama, hingga sekuriti.

Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan segala potensi penyelewengan tiga dosa besar pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi, dapat dicegah.

"Perkuat SOP, perkuat proses bisnis bapak-ibu sekalian, kenali dengan baik sumber daya manusia yang ada di sana, kenali juga dengan baik kondisi siswa kita yang ada di sana," kata Gus Ipul saat rapat bersama seluruh Kepala Sekolah Rakyat dan kepala sentra secara online melalui Zoom, Jumat (11/9/2026).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Gus Ipul juga meminta kepala sekolah untuk menerapkan kontrak kerja, seperti pakta integritas dengan seluruh tenaga kependidikan. Hal ini bertujuan agar seluruh pihak di sekolah memiliki pemahaman yang sama selama melakukan kegiatan pendidikan di Sekolah Rakyat dan memitigasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jadi Kepala Sekolah one-on-one bisa bikin kontrak kerja dengan mereka (tenaga kependidikan). Kemudian sosialisasikan, laksanakan dengan benar, seluruh penyelenggara Sekolah Rakyat tahu dan paham SOP-nya," jelasnya.

Selain itu, Gus Ipul juga menginstruksikan para kepala sentra untuk ikut terlibat dalam membantu kinerja kepala sekolah. Ia menyebut, jika ada siswa yang membutuhkan rehabilitasi, maka dapat dititipkan terlebih dahulu di sentra terdekat sebelum melanjutkan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Sebab, para murid yang bersekolah di Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang keluarga rentan yang beragam, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan ekstra.

"Jika ada masalah-masalah, kerja sama dengan kepala sentra. Jadi kenapa kepala sentra saya libatkan di sini, tolong setiap ada kasus, segera bantu kepala sentra, kemudian proses rehabilitasinya dimulai di sentra-sentra bapak-ibu sekalian. Jangan dibiarkan kalau ada kasus-kasus," tegas dia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan bahwa kepala sekolah merupakan pemimpin tertinggi dan menjadi kompas moral yang menuntun seluruh proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, ia kembali menekankan agar kepala sekolah dapat mencegah terjadinya perundungan, kekerasan fisik maupun seksual dan intoleransi. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan menolerir hal tersebut

"Jadi kita mohon maaf sekali, kita tidak menolerir adanya tindakan yang mengarah kepada tiga hal itu (perundungan, kekerasan fisik/seksual, dan intoleransi)," pungkasnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) instruksikan seluruh kepala Sekolah Rakyat perkuat SOP dan kontrak kerja guna cegah perundungan, kekerasan, serta intoleransi dalam rapat daring di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Kemensos